Pasangan kandidat perseorangan dalam pemilihan kepala daerah, Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita, menggerakkan jaringan untuk memperbaiki data bukti dukungan yang diverifikasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, 13-17 Juli 2024.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Fendi Setyawan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan, peluang kerja mulai digeser dengan tekhnologi informasi dan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Universitas Jember berusaha mempersingkat masa tunggu kerja alumni dengan sejumlah program. Salah satunya program ‘adik asuh’ yang digagas Fakultas Hukum dan menggelar Unej Career Expo 2024 pada 10-11 Juli 2024 di Gedung Soetardjo.
Pencetakan kartu tanda penduduk (KTP) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak selalu sehari jadi. Namun persediaan blangko KTP sejauh ini masih aman, sebanyak 17 ribu keping.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuka sembilan titik pencetakan kartu tanda penduduk di sembilan lokasi. Persediaan blanko KTP pun tercukupi sejak Januari 2024.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyatakan bahwa 91.239 dukungan untuk pasangan kandidat perseorangan, Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita, tidak memenuhi syarat.
Majelis hakim yang diketuai Frans Kornelisen menganggap pembunuhan terhadap Hasiya (60) yang dilakukan Sadi dan Agus tidak terencana, sehingga bisa dibebaskan dari jeratan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Agus Hadi Santoso, politisi mantan anggota DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, yakin, Megawati Sukarnoputri dan PDI Perjuangan tidak akan membiarkan pemilihan kepala daerah di sana hanya menghadirkan calon bupati tunggal melawan kotak kosong.
Setelah berakhirnya dominasi militer Kerajaan Inggris pasca Perang Dunia II, sebenarnya praktis hanya sepak bola yang bisa diandalkan menjadi peranti untuk merawat ingatan orang-orang Inggris tentang kehebatan imperium mereka pada masa lampau.
Zamroni Ulfa, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Jember, Jawa Timur, menilai ada kejanggalan dalam kematian Kholik Budiarto (49) yang dikabarkan terjatuh dari lantai dua sebuah ruko.









