Surabaya (beritajatim.com) – Gelandang muda Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah, memilih mengabaikan waktu libur kompetisi demi menggenjot program latihan fisik intensif menjelang bergulirnya turnamen pramusim Piala Presiden pada Juli mendatang.
Langkah disiplin ini diambil sebagai pembuktian komitmennya untuk mencapai kesiapan maksimal bersama Bajol Ijo dalam menyambut ketatnya persaingan kasta tertinggi Super League musim 2026/27.
Bagi pemain asli Benowo tersebut, jeda kompetisi musim panas bukanlah momentum untuk bersantai sepenuhnya di rumah. Ia justru memanfaatkan waktu luang ini untuk mengevaluasi sekaligus mengasah berbagai aspek permainan individunya agar mampu mengamankan menit bermain dan memberikan kontribusi yang jauh lebih besar bagi tim Kota Pahlawan.
“Fokus utama saya saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk musim depan. Saya harus bekerja lebih keras, meningkatkan kemampuan, dan berharap bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih untuk memberikan yang terbaik bagi tim,” ujar Toni Firmansyah, Kamis (28/7/2026).
Selama masa libur, pemain yang berposisi di sektor tengah ini terus menjalin komunikasi aktif dengan tim kepelatihan Persebaya. Manajemen energi dan kebugaran Toni dipantau melalui program latihan mandiri terstruktur yang wajib dijalankan agar ketika tim kembali berkumpul, kebugaran fisiknya tidak merosot.
Toni menilai bahwa kedisiplinan dalam melahap menu latihan individu merupakan modal krusial bagi seorang pesepak bola profesional. Fokus utamanya dalam beberapa pekan terakhir adalah penguatan massa otot dan daya tahan tubuh melalui program kebugaran yang ketat di pusat pelatihan.
“Saya mengikuti program latihan yang sudah disiapkan tim pelatih, termasuk latihan fisik di gym. Program tersebut sangat membantu untuk menjaga kondisi dan meningkatkan kesiapan menghadapi musim baru,” jelas penggawa muda berbakat tersebut.
Menyadari manajemen Persebaya akan mendatangkan sejumlah pilar baru yang membuat persaingan internal semakin sengit, Toni tidak gentar. Pemain bernomor punggung andalan ini bertekad untuk terus berkembang secara teknis demi meyakinkan tim pelatih bahwa dirinya layak masuk dalam skema utama sejak turnamen pramusim dimulai.
“Yang terpenting bagi saya adalah bisa memberikan kontribusi sebanyak mungkin untuk Persebaya. Baik melalui penampilan di setiap pertandingan, kerja keras di lapangan, maupun membantu tim meraih hasil terbaik. Saya akan berusaha memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan,” tegas Toni secara optimistis.
Performa Toni pada musim lalu sejatinya terhitung cukup menjanjikan sebagai dinamo lini tengah Bajol Ijo. Sepanjang bergulirnya kompetisi Super League 2025/26, ia berhasil mencatatkan 28 penampilan dan menyumbangkan satu assist penting, yang turut mengantarkan klub kebanggaan Bonek dan Bonita ini menyegel posisi di papan atas klasemen akhir. [way/ian]






