Kasus Penyakit Mulut dan Kuku di Magetan kembali mencuat dengan lonjakan signifikan pada akhir tahun 2024. DPRD Magetan, menyatakan komitmennya menangani itu.
Penulis: Fatihah Ibnu Fiqri
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Haryani, menyampaikan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di penghujung tahun 2024.
Kasus sapi mati mendadak yang diduga akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus meningkat di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Lebih dari 40 ekor sapi mati.
Penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Magetan menunjukkan progres positif. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM)
Pesawat Nomad milik TNI Angkatan Laut tiba di Telaga Wahyu, Magetan pada Minggu (29/12/2024). Pesawat datang dan dibawa ke kawasan Telaga Wahyu
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Wisata Magetan 2024 terancam tak tercapai. Hingga 29 Desember 2024, PAD baru mencapai Rp19.859.233.000 dari target
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan menghadirkan fasilitas Lost and Found.
Sejumlah sapi milik warga di Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan mati mendadak akibat diduga terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kapolres Ngawi, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengatakan, arus lalu lintas di wilayah Ngawi, terutama jalur menuju kawasan wisata, tetap ramai namun lancar di hari ke-9 Ops Lilin Semeru 2024.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan telah meluncurkan sebuah buku yang menggambarkan potret kerja pengawasan pemilu di wilayah tersebut.









