Letusan Gunung Semeru pada Rabu (19/11/2025) siang kemarin menyisakan kepedihan mendalam bagi warga lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Penulis: Adi Atma
Situasi di pos pengungsian penyintas Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru semakin memprihatinkan seiring menipisnya persediaan obat-obatan.
Warga Dusun Sumbersari di Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, dibuat resah setelah puluhan penduduk mengalami gejala mirip Chikungunya.
Pembahasan mengenai rencana pembangunan real estat di lereng Arjuno–Welirang kembali digelar oleh DPRD Kabupaten Pasuruan.
Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 9 Jember meningkatkan pengawasan terhadap kesiapan jalur kereta.
Warga di kawasan lereng Gunung Semeru kembali dibuat panik setelah awan panas guguran muncul pada Rabu siang. Situasi ini memicu kekhawatiran luas.
Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan terus berupaya mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 sebesar Rp700 juta.
Kerusakan lahan pertanian kembali dialami warga Desa Sumberwuluh setelah Gunung Semeru memuntahkan Awan Panas Guguran pada Rabu sore.
Hari masih gelap ketika satu per satu warga lereng Gunung Semeru keluar dari Balai Desa Penanggal lumajang untuk kembali ke rumah masing-masing
Aktivitas erupsi Gunung Semeru pada Rabu sore membuat ratusan warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka. Masyarakat memilih mencari lokasi aman untuk menghindari potensi bahaya









