Surabaya (beritajatim.com) – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Maluku memberikan apresiasi atas transformasi besar yang dilakukan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) terhadap Terminal Petikemas (TPK) Ambon.
Perubahan signifikan yang terjadi di terminal ini telah meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan kenyamanan bagi para pengguna jasa.
Dalam sebuah pernyataan, Ketua DPW ALFI Maluku, H.B. Sirait, mengungkapkan kekagumannya terhadap perubahan yang terjadi di TPK Ambon.
“Sebelum transformasi, TPK Ambon seperti pasar. Sekarang, semuanya sudah tertata rapi dan modern,” ujar Sirait.
Beberapa perubahan signifikan yang terjadi di TPK Ambon mulai dari peti kemas ditumpuk dengan rapi, memudahkan pencarian dan proses bongkar muat. Mengimplementasikan sistem online dan standarisasi prosedur telah mempercepat proses bongkar muat. Hingga Area terminal lebih steril dan aman, serta dilengkapi dengan prosedur keselamatan yang lebih baik.
Serta pelatihan bagi petugas operasional telah meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pengguna jasa.
Salah satu faktor kunci di balik transformasi TPK Ambon adalah implementasi sistem Terminal Operating System (TOS) Nusantara. Sistem ini telah meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap seluruh aktivitas di terminal.
Meskipun telah mengalami transformasi yang signifikan, TPK Ambon masih terus berupaya untuk meningkatkan pelayanannya. Salah satu tantangan yang perlu diatasi adalah memastikan ketersediaan dan perawatan peralatan pelabuhan agar selalu dalam kondisi optimal.[rea/ted]






