Blitar (beritajatim.com) – Sejumlah kader Gerindra Kabupaten Blitar diketahui membelot dan tak mau mendukung pasangan Rini Syarifah-Abdul Ghoni di Pilkada 2024 ini. Meski demikian, DPC Gerindra Kabupaten Blitar menyatakan sikap partai tidak berubah dan akan memenangkan pasangan Rini Syarifah-Abdul Ghoni.
Gerindra Blitar pun memberikan pujian setinggi langit kepada Mak Rini sapaan akrab Rini Syarifah. Mak Rini dinilai layak melanjutkan kepemimpinannya dalam 5 tahun ke depan.
Dasarnya adalah kinerja Mak Rini selama 3 tahun ini yang dinilai cukup sukses. DPC Gerindra Kabupaten Blitar pun menilai Mak Rini sebagai bupati perempuan tersukses di Blitar.
“Penilaian kinerja bupati tidak bisa dipandang hanya salah satu sisi saja. Puluhan sisi pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat Blitar banyak sekali. Jadi kita pun harus obyektif juga,” jelas Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto, Sabtu (7/9/2024).
Dari pandangan Gerindra ada banyak program yang telah dijalankan oleh Bupati Blitar, Rini Syarifah. Salah satu sektor yang terlihat begitu berkembang adalah industri UMKM.
Berdasarkan capaian kinerja itulah Gerindra kemudian melihat peluang Mak Rini kembali menang di Pilkada Blitar akan lebih besar ketimbang Rijanto-Beky. Hasil survei internal Gerindra juga menunjukkan potensi Mak Rini menang juga lebih tinggi ketimbang pasangan lain.
“Karena Mak Rini berhasil dalam memimpin Kabupaten Blitar dan berpeluang untuk menang kembali di Pilkada 2024. Sudah tepat hasil kajian dan survey bila rekom partai Gerindra diamanatkan kepada Mak Rini,” lanjutnya.
Terkait isu perpecahan dukungan di internal Gerindra dibantah oleh Sugianto. Dirinya menganalogikan, yang tahu ‘dapurnya’ Gerindra yaitu yang memiliki rumah (kader Gerindra).
“Karena Mak Rini masuk dalam kontestan Pilkada, biasa isu murahan dihembuskan,” pungkas Sugianto. [owi/beq]






