Pasuruan (beritajatim.com) – Insentif untuk guru TK (Taman Kanak-kanak), PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), dan KB (Kelompok Belajar) di Kabupaten Pasuruan naik tahun ini.
Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron atau Gus Mujib menyampaikan saat sosialisasi kepada guru Paud. Kenaikan intensif ini, kata dia, untuk menghormati jasa para guru.
“Guru PAUD harus kita perhatikan dan berikan penghormatan, salah satunya yakni menaikkan intensif guru PAUD. Kenaikan ini agar sesuai kemampuan guru dalam menjalankan tugas untuk mendidik anak,” kata Gus Mujib, Selasa (14/3/2023).
Baca Juga:
Ada Bendera Negara Asing Berkibar di PT AKTI Pasuruan
Diketahui sebelumnya guru TK, PAUD, dan KB berkisar pada nominal Rp300 ribu setiap bulannya. Tahun ini, insentif dinaikkan Rp50 ribu menjadi Rp350 ribu setiap bulannya.
Sedangkan pada guru RA dan Madin (Madrasah Diniyah) juga mengalami kenaikan. Mulanya Rp180 ribu naik jadi Rp250 ribu setiap bulannya.
“Tahun 2023 ini guru naik, Rp50 ribu dan Rp70 ribu,” tambah Gus Mujib.
Baca Juga:
Pedagang Durian Pasar Cheng Hoo Pasuruan Berulah Lagi
Diketahui, di Kabupaten Pasuruan terdapat kurang lebih 4.000 guru PAUD, 1.539 orang pengajar KB, dan 3.100 orang guru TK. 4.000 guru tersebut tersebar di 2.135 PAUD di 24 Kecamatan.
Sebelumnya, DPRD Kabupaten Pasuruan telah melakukan rapat untuk menaikkan intensif guru PAUD pada 2022 lalu. Dalam pembahasan ini, DPRD Kabupaten Pasuruan mengusulkan insentif guru PAUD naik di angka Rp400 ribu setiap bulannya. [ada/beq]






