Malang (beritajatim.com) – Kasus penangkapan Wahyu Kenzo, Crazy Rich Surabaya menghebohkan publik. Bagaimana tidak, jumlah korban diperkirakan mencapai 25 ribu orang di Indonesia dan mancanegara dengan total kerugian ditaksir Rp 9 triliun.
Pengungkapan oleh Polresta Malang Kota itu melahirkan sejumlah simpati dari beberapa member yang mengaku sebagai korban robot trading Auto Trade Gold (ATG). Sejumlah karangan bunga membanjiri halaman depan Mapolresta Malang Kota.
Tidak disangka, karangan bunga tandingan juga bermunculan di Bundaran Alun-alun Tugu Kota Malang. Kali ini, pengirimnya adalah para member ATG yang memberikan dukungan kepada Wahyu Kenzo selaku pemilik PT Pansaky Berdikari.
[berita-terkait number=”5″ tag=”wahyu-kenzo”]
“Saya datang untuk melihat dan melaporkan karangan bunga ini sudah terpasang. Ini iuran dari member seluruh Indonesia untuk karangan bunga ini,” ujar Handi Wijaya salah satu member ATG yang mengaku datang dari Bangka, Sumatera, Senin, (13/3/2023).
Karangan bunga ini dipasang sejak Minggu (12/3/2023). Jumlahnya terus bertambah, kini setidaknya ada 16 karangan papan bunga yang dipasang persis di depan Gedung Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang ini.
Karangan bunga itu bertuliskan seperti “Semoga Sehat Selalu Kapten Tiada Kata Menyerah Tetap Semangat #COMEBACKSTRONGER #SAVEATG ATG Nusantara.”
“Bapak Wahyu Kenzo kami mendoakan bapak kuat dan berhasil melalui perkara ini. Tuhan tidak tidur. #saveatgwk” tulis karangan bunga dari kami member yang mendambakan kamu. (luc/kun)






