Surabaya (beritajatim.com)– Banyak orang percaya bahwa mata bintitan terjadi karena suka mengintip. Mitos ini sudah lama beredar di masyarakat dan sering membuat penderitanya merasa malu. Padahal, anggapan tersebut tidak benar. Bintitan sama sekali tidak ada hubungannya dengan kebiasaan mengintip.
Bintitan disebut hordeolum. Kondisi ini terjadi karena infeksi bakteri pada kelenjar minyak atau folikel rambut di kelopak mata. Jadi, penyebab utamanya lebih berkaitan dengan kebersihan mata dan kesehatan kelopak mata.
Dilansir dari Hermina Hospitals, bakteri yang paling sering menyebabkan bintitan adalah Staphylococcus. Bakteri ini sebenarnya biasa hidup di permukaan kulit dan umumnya tidak berbahaya. Namun, ketika masuk ke kelenjar minyak yang tersumbat, bakteri bisa memicu infeksi dan peradangan.
Bintitan biasanya muncul saat kelenjar minyak kecil di sekitar bulu mata tersumbat sehingga cairan di dalamnya tidak bisa keluar dengan baik. Akibatnya, minyak menumpuk dan menjadi tempat berkembangnya bakteri. Kondisi ini kemudian menyebabkan benjolan merah, bengkak, dan terasa nyeri.
Salah satu penyebab yang paling sering adalah kebiasaan menyentuh atau mengucek mata dengan tangan kotor. Tangan yang sudah menyentuh banyak benda bisa membawa bakteri ke area mata dan memicu infeksi.
Selain itu, kebiasaan tidak membersihkan makeup mata sebelum tidur juga dapat menyebabkan bintitan. Maskara atau eyeliner yang kotor bisa menyumbat pori-pori kelopak mata. Selain itu, penggunaan lensa kontak yang tidak bersih juga dapat meningkatkan risiko infeksi.
Selain faktor kebersihan, stres juga bisa memengaruhi munculnya bintitan. Stres memang tidak langsung menyebabkan infeksi, tetapi dapat menurunkan daya tahan tubuh. Saat imun melemah, bakteri lebih mudah menyebabkan peradangan pada mata.
Jika anda mengalami bintitan, salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah adalah mengompres mata dengan air hangat. Tempelkan kain bersih yang sudah dibasahi air hangat pada kelopak mata selama 5-10 menit, beberapa kali sehari.
Kompres hangat membantu melancarkan sumbatan pada kelenjar minyak sehingga bintitan bisa mengecil dengan sendirinya. Namun, jangan sampai anda memencet bintitan secara paksa. Tindakan tersebut justru dapat membuat infeksi menyebar dan kondisinya semakin parah. [Wakhdah Alisa Berliana]






