Ringkasan Berita:
- PCNU Pamekasan menegaskan komitmen memperkuat ekonomi umat dan digitalisasi organisasi.
- Komitmen tersebut disampaikan dalam pelantikan kepengurusan periode 2026-2031.
- PCNU akan mendorong penguatan UMKM dan tata kelola organisasi berbasis aplikasi digital.
- Bidang pendidikan dan kesehatan juga menjadi fokus pengembangan organisasi.
Pamekasan (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor ekonomi umat sekaligus meningkatkan tata kelola organisasi yang profesional melalui digitalisasi.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pelantikan PCNU Pamekasan beserta lembaga dan badan otonom periode 2026-2031 yang digelar di Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan, Pamekasan, Sabtu (16/5/2026).
Pelantikan tersebut mengusung tema “Bersatu dalam Khidmah, Berdaya dalam Ekonomi”.
Ketua PCNU Pamekasan, KH Muchlis Nasir, mengatakan tema tersebut menjadi simbol komitmen seluruh elemen Nahdlatul Ulama untuk memperkuat persatuan dalam pengabdian kepada umat dan organisasi.
Selain itu, tema tersebut juga menegaskan arah gerakan pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin melalui penguatan usaha dan UMKM.
“Tema ini merupakan komitmen bahwa seluruh elemen harus memperkuat persatuan dan soliditas dalam pengabdian kepada umat dan jam’iyah, sekaligus membangun kemandirian ekonomi warga Nahdliyin melalui pemberdayaan usaha, penguatan UMKM, dan tata kelola organisasi yang profesional,” kata KH Muchlis Nasir.
Menurut sosok yang akrab disapa Kiai Muchlis tersebut, semangat kebersamaan dan penguatan ekonomi umat diyakini mampu menghadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Kami yakin dengan semangat kebersamaan dalam khidmad dan kekuatan ekonomi umat, PCNU Pamekasan akan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, mandiri dan berkelanjutan bagi masyarakat,” sambungnya.
PCNU Pamekasan juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat digitalisasi organisasi melalui pengembangan sistem NU Center.
Melalui sistem tersebut, seluruh program organisasi, data keuangan, hingga data keanggotaan akan terintegrasi dalam satu aplikasi digital.
“Bidang pendidikan juga menjadi perhatian serius kami, salah satunya kembali menghidupkan SMA Ma’arif hingga menjadi SMA 1 Pamekasan, termasuk program bidang kesehatan juga akan kembali dikembangkan,” pungkasnya. [pin/beq]






