Jombang (beritajatim.com) – Pada Malam Puncak Resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2026, PWI Jombang memberikan penghargaan kepada dua lembaga dan tiga individu yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa untuk Kabupaten Jombang, Rabu malam (8/4/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam bidang sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Berikut ini adalah profil singkat penerima PWI Jombang Award 2026 yang telah menginspirasi banyak pihak melalui karya dan pengabdian mereka.
Mafindo Jombang: Penjaga Ketahanan Informasi di Era Digital
Mafindo Jombang, bagian dari gerakan nasional Masyarakat Anti Fitnah Indonesia, berperan aktif dalam memerangi hoaks dan meningkatkan literasi digital di masyarakat. Sejak hadir pada 2018, Mafindo telah meluncurkan berbagai program edukasi untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi yang benar.
Keberhasilan mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk pengecekan fakta dan meningkatkan kesadaran masyarakat membuat Mafindo Jombang dinobatkan sebagai penerima penghargaan “Pioneer Navigasi Digital Kabupaten Jombang” dalam ajang PWI Jombang Award 2026.
Sakal Denanyar: Pelestari Kaligrafi Alquran dengan Nilai Spiritual
Pesantren Kaligrafi Sakal Denanyar, yang dipimpin oleh Ustadz Atho’illah, berfokus pada pelestarian seni kaligrafi Al-Qur’an yang mendalam. Dengan pendekatan klasik dan menekankan nilai spiritual dalam setiap goresannya, Sakal tidak hanya melestarikan seni, tetapi juga memperkuat pemahaman generasi muda terhadap pentingnya menjaga kemurnian seni Islam.
Sebagai penghargaan atas dedikasi ini, Sakal Denanyar dianugerahi penghargaan ‘Paramartha Seni Religi Kabupaten Jombang’.
Heri Purnomo: Inisiator Sinergi Ekonomi Akuakultur
Heri Purnomo, seorang peternak lele yang berjuang keras untuk membangun kolam-kolam budidaya ikan di Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, mengembangkan Kelompok Petani Ikan Air Tawar Nusantara (Pelantara).
Heri berhasil memperkenalkan model kolaborasi di kalangan peternak kecil, mengatasi kendala akses pasar, dan meningkatkan produksi lele hingga 4 ton per hari. Dedikasinya dalam memperkuat ekonomi akuakultur membuatnya meraih penghargaan ‘Inisiator Sinergi Ekonomi Akuakultur Kabupaten Jombang’.
Cak Ukil: Kreator Inspirasi Milenial
Mohamad Sulukhil Amin, yang dikenal sebagai Cak Ukil, adalah seorang kreator digital dan guru madrasah yang menggabungkan dunia hiburan dengan edukasi.
Dengan pendekatan yang mendalam, Cak Ukil menciptakan konten yang tidak hanya menghibur tetapi juga mengedukasi generasi milenial tentang pentingnya literasi digital. Penghargaan ‘Kreator Inspirasi Milenial’ diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam membentuk karakter dan wawasan generasi muda melalui karyanya.
Didik Purwanto: Pilar Pelestari Ludruk
Sebagai penerus Ludruk Budhi Wijaya, Didik Purwanto tidak hanya mempertahankan kesenian tradisional ludruk, tetapi juga membawanya ke dunia digital. Dengan memadukan nilai-nilai sosial dan kritik sosial dalam pertunjukan ludruk, Didik berhasil mempertahankan relevansi seni tradisional di era digital.
Penghargaan ‘Pilar Pelestari Ludruk Kabupaten Jombang’ diberikan kepada Didik atas dedikasinya dalam menjaga kelestarian seni ludruk yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Jombang.
Penghargaan PWI Jombang Award 2026 ini menegaskan bahwa kontribusi dalam berbagai bidang—baik sosial, budaya, maupun ekonomi—memiliki dampak besar dalam membangun Kabupaten Jombang menuju masa depan yang lebih baik.
Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menyampaikan bahwa insan pers memiliki peran strategis yang tidak tergantikan dalam kehidupan demokrasi, meskipun dunia terus mengalami transformasi digital.
Menurutnya, PWI Jombang Award 2026 bukan sekadar ajang penghargaan seremonial, melainkan bentuk komitmen organisasi kepada masyarakat yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Jombang.
“PWI Jombang Award ini bukan hanya penghargaan biasa, tetapi sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah mendedikasikan diri dan berkontribusi untuk daerah tercinta Kabupaten Jombang,” ujar Mufid.
Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Bupati Jombang Warsubi yang didampingi Ketua PWI. Sat per satu para penerima penghargaan naik ke atas panggung untuk menerima sertifikat dan trophy. [suf]






