Bojonegoro (beritajatim.com) — Harga daging ayam dan sapi di Kabupaten Bojonegoro cukup tinggi saat Ramadhan 2025. Harga daging sapi tembus Rp117 ribu, sementara ayam Rp35.500 per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Kadisdagkop UM) Bojonegoro, Retno Wulandari, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau ketersediaan bahan pokok, termasuk daging ayam dan sapi, untuk memastikan masyarakat tetap bisa membeli bahan pangan berkualitas selama Ramadan.
“Kami berkomitmen untuk menjaga stok dan ketersediaan daging ayam dan sapi agar masyarakat tidak kesulitan menyiapkan hidangan bernutrisi untuk keluarga,” ujar Retno, Jumat (7/3/2025).
Harga daging sapi naik sebesar 4 persen dari Rp112.500 per kilogram, menjadi Rp117 ribu per kilogram. Sementara itu, daging ayam broiler harganya naik 6 persen menjadi Rp35.500 per kilogram.
Selain manfaat kesehatan, daging ayam dan sapi juga memiliki peran penting dalam mempererat kebersamaan keluarga selama Ramadan. Berbagai hidangan berbahan dasar daging sering kali menjadi sajian utama saat berbuka puasa bersama atau saat mengundang tetangga dan kerabat untuk berbagi kebahagiaan.
“Meskipun harganya naik, daging ayam dan sapi tetap menjadi pilihan utama karena bisa diolah menjadi berbagai menu spesial yang dinikmati bersama keluarga,” kata Suyati, salah seorang pedagang di pasar tradisional Bojonegoro.
Untuk membantu masyarakat mengakses daging ayam dan sapi dengan harga lebih terjangkau, Disdagkop UM Bojonegoro juga mengadakan operasi pasar murah di beberapa titik. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan bahwa kebutuhan gizi tetap terpenuhi selama bulan puasa.
Dengan manfaat gizi yang tinggi dan perannya dalam menciptakan momen kebersamaan, daging ayam dan sapi tetap menjadi pilihan penting bagi masyarakat Bojonegoro selama Ramadhan 2025. [lus/beq]






