Sampang (beritajatim.com) – Meski diguyur hujan beberapa kali, harga tembakau rajang kering milik petani di Kabupaten Sampang, Madura masih bertahan di kisaran harga Rp75 ribu. Sementara untuk tembakau rajang dengan kualitas rendah harganya Rp45 ribu per kilo.
“Menurut saya harga Rp75 ribu per kilo ini masih wajar, karena hujan memang berdampak pada aroma daun tembakau,” ujar Usman, salah satu pedagang tembakau saat ditemui di Desa Panggung, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Sabtu (28/9/2024).
Usman mengaku, harga tembakau tersebut bukan di ladang melainkan tembakau yang sudah dirajang dan telah melalui proses penjemuran hingga layak dijual.
“Harga tembakau yang kami maksud harga tembakau yang sudah siap dikirim ke gudang,” imbuhnya.
Terpisah menurut petani tembakau lainya, Mashudi warga Desa Aeng Sareh, Kecamatan/Kabupaten Sampang, menceritakan harga tembakau sebelum diguyur hujan tembus Rp80 ribu per kilo.
“Sebelum terjadi hujan, atau beberapa waktu lalu harga tembakau di tingkat petani tembus Rp80 ribu,” tambahnya.
Mashudi berharap musim kemarau tahun depan harga tembakau tetap bertahan bahkan bisa lebih baik dari tahun 2024.
“Harapan petani harga tembakau ke depan semakin membaik agar kesejahteraan petani tembakau meningkat,” harapnya. [sar/ian]






