Malang (beritajatim.com) – Bacawabup (Bakal Calon Bupati) Malang Lathifah Shohib ingin memajukan sektor Pendidikan di Kabupaten Malang. Baginya, pendidikan menjadi investasi berharga bagi seluruh masyarakat.
Hal itu disampaikan Lathifah saat bertemu masyarakat di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Selasa (3/9/2024), usai acara konsolidasi struktur PKB dan masyarakat di gedung BPU Sumbermanjing Wetan.
Lathifah menegaskan, pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Malang harus maju dan terdepan. “Investasi kami paling besar di Kabupaten Malang adalah pendidikan. Untuk itu, pendidikan di Kabupaten Malang harus maju dan terdepan,” ujar cucu pendiri NU (Nadlatul Ulama) KH Bisri Syansuri ini.
Lathifah yang maju dalam Pilkada Kabupaten Malang bersama petahana Sanusi itu membeberkan, meskipun pembangunan fisik semaju apapun, tanpa diikuti oleh pembangunan sumberdaya manusia, maka tidak akan bermanfaat secara maksimal.
Kata Lathifah, meski kondisi pendidikan yang ada di Kabupaten Malang saat ini sudah bagus, tetapi itu masih perlu ditingkatkan. Karena anak putus sekolah saat ini masih ada meskipun jumlahnya semakin hari kian menurun.
“Saya sudah memperjuangkan wajib belajar selama 12 tahun. Untuk itu kami berharap, penduduk di Kabupaten Malang minimal harus berpendidikan setingkat SLTA,” tegas Lathifah yang pernah menjabat Anggota Komisi X DPR RI ini.
Lathifah dalam waktu dekat juga akan melanjutkan program berikutnya, yaitu bergerak dari desa ke desa di seluruh Kabupaten Malang. Tujuannya, mengenalkan langsung Paslon Sanusi-Lathifah (Salaf).
Terpisah, Ketua Tim Relawan Sahabat Sanusi, H. Abdul Rahman optimis jika pasangan Salaf (Sanusi-Latifah) dalam Pilkada di Kabupaten Malang menang 90 persen. Menurut Abah Dur, sapaan akrabnya, pada Pilkada Kabupaten Malang sebelumnya, di wilayah Kecamatan Sumbermnjing Wetan khususnya, hanya ada dua kelompok.
Yaitu kelompok Ladub (Lathifah-Didik Budi Mujiono) dan Sandi (Sanusi-Didik) pada Pilkada tahun 2020 “Kalau hari ini bergabung, tinggal membenahi kekurangan-kekurangan dalam Pilkada tahun lalu. Kekurangan Ladub dimana itu harus disempurnakan. Begitu halnya dengan pasangan Sandi sebagai pemenang Pilkada itu juga harus dipertahankan,” ucap Abah Dur.
Salah satu upaya untuk mencapai kemenangan pasangan Salaf, sambung Abah Dur, karena ini menjaring aspirasi masyarakat, hal yang tak kalah penting yaitu menyapa masyarakat Kabupaten Malang harus lebih maksimal.
“Saya berharap antara pak Sanusi dengan bu Nyai Lathifah untuk saling memberi dan saling mengisi. Karena pasangan Salaf ini juga sama-sama berpengalaman,” pungkasnya. [yog/suf]






