Blitar (beritajatim.com) – Pegiat antikorupsi, Trijanto resmi mendaftar sebagai Calon Wali Kota Blitar dari PKB. Bersama puluhan simpatisannya, Trijanto menyetorkan formulir pendaftaran Cawalinya ke DPC PKB, Jumat (10/5/2024) sore.
PKB bukan satu-satunya partai yang dilamar oleh Trijanto. Sebelumnya bapak 4 anak tersebut juga mendaftar Cawali di PDIP. Trijanto menegaskan bahwa ini bukan keinginannya sendiri tapi ada dorongan yang kuat dari para simpatisannya untuk maju dari dua partai politik tersebut.
“Saya ini ngikutin arahan relawan yang melakukan komunikasi ke semua partai politik. Jadi itu bukan saya, tapi para relawan,” kata Trijanto usai mengantar berkas pendaftaran Calon Wali Kota Blitar di DPC PKB.
Trijanto sendiri yakin keputusan nyalon dari dua partai ini tidak akan berpengaruh banyak pada hasil rekomendasi Parpol, baik di PKB maupun PDIP. Dirinya pun cukup yakin bakal mendapatkan rekomendasi Calon Wali Kota Blitar dari salah satu partai yang telah dilamarnya.
“Dalam politik ini semua serba mungkin, dalam politik ini adalah seni untuk melakukan komunikasi yang pada akhirnya terajut pada hal yang sama,” imbuhnya.
Pegiat antikorupsi asal Blitar itu juga paham langkahnya maju Cawali dari dua partai politik tentu bakal menjadi catatan tersendiri. Namun dirinya juga yakin dalam penentuan rekomendasi, adalah sepenuhnya hak dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat).
Dengan demikian ia masih tetap optimistis untuk mendapatkan rekomendasi Cawali Kota Blitar, baik dari PKB atau PDIP. Trijanto memaparkan bahwa dirinya bukan satu-satunya calon yang melamar dua partai politik.
Namun masih banyak Calon Wali Kota Blitar yang juga melakukan hal sama. “Jadi yang menentukan adalah elit partai. Pastinya ada komunikasi antar elit partai,” tutupnya. [owi/suf]






