Ponorogo (beritajatim.com) – Pada bulan Ramadhan ini, Polres Ponorogo mulai giat dalam melakukan sosialisasi terkait pelarangan penerbangan balon udara dan menyalakan mercon. Tradisi penerbangan balon udara yang telah menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Lebaran di Ponorogo, kini akan dihadapi dengan tindakan tegas dari pihak kepolisian. Sebab, kegiatan penerbangan balon udara tanpa awak dinilai membahayakan lalu lintas udara. Sementara untuk menyalakan mercon, juga dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Untuk yang memproduksi atau yang menyalakan mercon akan kita sangkakan pasal untuk undang-undang darurat terkait bahan peledak. Sementara untuk balon udara, pelakunya dapat dikenakan undang-undang penerbangan,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Ryo Perdana, Minggu (17/03/2024).
Ditegaskan bahwa siapapun yang terlibat dalam kegiatan penerbangan balon udara, mulai dari yang membuat, menyumbang dana, hingga yang menerbangkan, akan diproses hukum.
Berangkat dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Polres Ponorogo akan mulai melakukan pemantauan lebih ketat menjelang hari raya Idul Fitri 1445 hijriah. Pihak kepolisian juga akan memetakan semua wilayah di Ponorogo sebagai langkah preventif.
“Kita sudah bentuk tim khusus, bahkan petugas sudah mulai memantau dan profiling tentang titik-titik masyarakat yang menerbangkan balon udara, atau utamanya menyalakan mercon,” katanya.
Penerbangan balon udara tidak hanya membahayakan nyawa manusia, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas, jika terkena pesawat terbang. Oleh karena itu, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan dana yang dimiliki. Jangan sampai uang yang digunakan sia-sia untuk membeli mercon atau membuat balon udara.
Lebih lanjut, dengan adanya larangan ini, diharapkan masyarakat Ponorogo dapat menjalani bulan Ramadhan dengan aman dan tenteram tanpa adanya risiko dari kegiatan penerbangan balon udara yang tidak terkontrol maupun menyalakan mercon yang membahayakan.
“Sekali lagi kita himbau kepada masyarakat Ponorogo, demi kebaikan bersama, jangan menerbangkan balon udara dan menyalakan mercon,” pungkas Ryo Perdana. [end/aje]






