Surabaya (beritajatim.com) – Enam tim mahasiswa PENS memamerkan karya hasil pembelajarannya pada InnoWork 2023 bertajuk ‘Support Student in AIoT Learning and Field Exploration through Project Base Learning’.
Untuk menciptakan proyek ini, mahasiswa PENS sebelumnya telah mengikuti pelatihan dan mentoring selama 4 bulan, dan sertifikasi software Advantech Edge365, level profesional.
Hanggar Cahya Utama, Managing Director PT. Eforel Citra Utama sebagai perusahaan partner dalam kegiatan ini memberikan apresiasinya atas karya-karya mahasiswa yang dipamerkan pada InnoWork 2023 ini.
Menurutnya, sudah menjadi selayaknya bagi tiap lulusan vokasi memiliki pengetahuan terkait industri. Sehingga, lulusan ini lebih siap untuk bekerja. Vokasi, kata dia, memang lebih banyak praktek, atau menjadi praktisi.
“Kami menyadari hal itu. Itu kenapa kami ingin berkontribusi lebih, terutama pada pengembangan pengetahuan dan skill dengan menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Hanggar ditulis Jumat (29/9/2023).
BACA JUGA:
Di Sumenep, PENS Jalin Kerjasama Perkuat SDM dan Edukasi Teknologi
Ia menilai, kemampuan mahasiswa PENS membuat produk yang berstandar implementasi untuk industri sudah terbukti. Nantinya, proyek ini dikompetisikan dan pemenangnya akan mewakili Indonesia.
“Project ini kami kompetisikan dan pemenangnya akan dikirim mewakili Indonesia untuk mengikuti kompetisi InnoWork tingkat ASEAN, dan jika lolos akan dikirim ke level Worldwide,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Kerjasama dan Teknologi PENS Amang Sudarsono mengatakan, kegiatan ini menjadi jembatan ide kreatif inovatif dan skill berbasis solution, yang nantinya menjadi added value lulusan vokasi.
Ia menilai kegiatan ini sangat membantu meningkatkan kemampuan dan skill mahasiswa dalam upaya pemecahan masalah di industri. “Kegiatan ini juga ekivalen dengan MBKM,” kata Amang.
Ia menambahkan, tema IoT yang diangkat pada acara ini merupakan salah satu bidang unggulan riset teknologi yang ada di PENS. Kampusnya ini memiliki 6 bidang unggulan teknologi, dan sudah diakomodir di bidang IoT.
BACA JUGA:
PENS Terima Penghargaan dari Gubernur Khofifah Berkat Dukung Startup Jatim
“Semoga ke depan juga bisa diakomodir bidang yang lain, seperti Game Teknologi, Robotik, Energi, Smart Transportation dan E-health,” ujar Amang.
Untuk diketahui, dengan mengangkat tema keselamatan kerja, tim Citizen PENS berhasil lolos sebagai pemenang pada acara ini, dan mendapatkan tiket untuk mewakili Indonesia pada kompetisi di tingkat ASEAN.
Sementara di peringkat kedua, sekaligus tim favorit ditempati oleh Tim ABN Tech yang menghadirkan inovasi Smart Street Lightning. Diharapkan, ke depan acara ini bisa memberikan nilai tambah bagi SDM Indonesia, khususnya di bidang vokasi. [ipl/beq]






