Surabaya (beritajatim.com) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) memamerkan sebanyak 105 hasil riset pada gelaran event tahunannya, PENSasi 2023.
Wakil Direktur Bidang Kerjasama dan Teknologi PENS Amang Sudarsono mengatakan bahwa PENSasi merupakan agenda tahunan dalam rangka mengenalkan kampus kepada masyarakat.
“Kami mengundang perwakilan, baik dari pemerintahan, industri, sekolah, komunitas dan media untuk bersama-sama menjadi bagian dari program pengembangan inovasi yang ada di kampus PENS,” kata Amang, ditulis Kamis (30/11/2023).
Ratusan hasil riset itu di antaranya penelitian lokal, penelitian Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), penelitian riset grup/pusat riset/laboratorium, hasil luaran Crowd Funding (CF), Matching Fund (MF), hasil PBL Mahasiswa dengan industri, dan Inovasi kegiatan SMK PK.
Baca Juga: Terlibat Deklarasi Paslon, PNS Bangkalan Dipanggil Bawaslu
Sementara Direktur PENS Aliridho Barakbah menyebut jika PENSasi tahun ini menjadi ajang pengembangan jejaring sekaligus pertanggungjawaban PENS sebagai badan publik.
“Kami mempersilahkan pengunjung melihat apa saja yang telah dilakukan sivitas akademika PENS. Ini menjadi ajang berjejaring, sekaligus uji coba kendaraan listrik dan hasil riset lainnya dari laboratorium kami,” katanya.
Ia menambahkan, selaras dengan program Yuk Kenal Teknologi, para pengisi booth pameran wajib pula memberikan edukasi terkait produk yang dipamerkan hingga teknologi yang digunakan.
Baca Juga: Laporan Perkara di Polres Bojonegoro Menumpuk di Meja, Minim Penyelesaian
“Ini pastinya akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pengisi booth pameran yaitu ketika harus menjelaskan kepada pengunjung,” tambahnya.
Aliridho berharap, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran softskill bagi mahasiswa. “Karena ke depannya mereka harus mampu menyampaikan ide dan gagasan mereka, terutama tentang teknologi kepada masyarakat,” tutupnya. [ipl/ian]






