Pamekasan (beritajatim.com) – Empat mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, penerima program KIP Kuliah Kemenag RI, dijadwalkan mengikuti program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) Berbasis Participatory Action Research (PAR) 2025 di Negri Jiran, Malaysia.
Keempat mahasiswa program KIP Kuliah tersebut, merupakan mahasiswa dari dua Fakultas berbeda pada empat program studi (prodi) berbeda. Masing-masing Fitriani, Prodl Pendidikan Agama Islam (PAI), Ma’rifatul Khoiroh, Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Abd Bari, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta As’ad, Prodi Perbankan Syariah (PSy).
Dalam program PKN Berbasis PAR 2025 yang mengusung tema ‘‘The Power of Innovation; Menyatu dengan Dunia Melalui Pengabdian’, keempat mahasiswa program KIP Kuliah tersebut tergabung bersama 13 mahasiswa reguler dari tiga fakultas berbeda di lingkungan Perguruan Tinggi yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan.
“Empat mahasiswa ini merupakan mahasiswa penerima program KIP Kuliah Kemenag RI Angkatan 2022, pada angkatan ini tercatat sebanyak 15 mahasiswa lintas prodi tercover dalam program KIP Kuliah, termasuk 4 mahasiswa yang melaksanan pengabdian di Malaysia,” Kabiro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) IAI Al-Khairat Pamekasan, Mashuri, Kamis (17/7/2025).
Sementara 11 mahasiswa penerima program KIP Kuliah 2022 lainnya, melaksanakan program PKN Berbasis PAR 2025 di Pamekasan. “Selain 4 mahasiswa yang melaksanan program pengabdian di Malaysia dalam program PKN Internasional, 11 mahasiswa (program KIP Kuliah) lainnya melaksanakan program pengabdian di berbagai desa di Pamekasan,” ungkapnya.
Sementara Ketua Pelaksana PKN Berbasis PAR 2025 IAI Al-Khairat Pamekasan, Moh Ramin menyampaikan 17 mahasiswa peserta PKN Internasional merupakan bagian dari total 294 mahasiswa peserta PKN yang akan melaksanakan pengabdian selama sebulan kedepan, terhitung mulai Minggu (20/7/2025) hingga Rabu (20/7/2025) mendatang.
“Namun khusus untuk peserta PKN Internasional, mereka dijadwalkan berangkat lebih awal dibanding jadwal pemberangkatan peserta PKN reguler, sesuai jadwal mereka berangkat dari Bandara Juanda Surabaya menuju Kuala Lumpur Malaysia, pada Jum’at (18/7/2025) mendatang,” jelasnya.
Pada pelaksanaan PKN Internasional, 17 mahasiswa peserta PKN tersebut akan ditempatkan di Sanggar Bimbingan At-Tanzil Malaysia. “Peserta PKN di Malaysia, nantinya ditempatkan terpusat di Sanggar Bimbingan At-Tanzil Malaysia. Selanjutnya disebar di berbagai lembaga mitra di wilayah setempat,” jelasnya.
“Untuk program PKN ke-30 Tahun 2025, tercatat sebanyak 294 mahasiswa lintas prodi dari tiga fakultas berbeda, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Tarbiyah dan Ushuluddin. Mereka disebar di 22 titik berbeda di 5 kecamatan berbeda di Pamekasan, serta satu titik lainnya di Sanggar Bimbingan At-Tanzil Malaysia,” tegasnya.
Tidak kalah penting pihaknya juga mengingatkan seluruh mahasiswa khususnya peserta PKN 2025, agar selalu menjaga nama baik almamater. “Karena bagaimanapun, mahasiswa peserta PKN ini merupakan duta institusi yang diterjunkan langsung di tengah masyarakat. Semoga bisa selalu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. [pin/suf]






