Washington (beritajatim.com) – Gedung Putih secara resmi mengundang podcaster, influencer media sosial, dan jurnalis independen untuk mengikuti briefing pers melalui program ‘New Media Seat Initiative’
Kursi barisan depan di Ruang Briefing James S. Brady kini dialokasikan khusus untuk perwakilan media digital yang lolos seleksi. Ini menandai sejarah untuk jurnalisme politik.
Menurut Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt (27), inisiatif ini bertujuan menjangkau generasi muda yang lebih banyak mengonsumsi berita melalui platform digital.
“Kami membuka pintu bagi siapa pun yang memproduksi konten berita sah, baik melalui TikTok, podcast, atau blog,” ujarnya dalam konferensi pers perdana .
Calon peserta wajib memenuhi kriteria administratif dan lulus pemeriksaan keamanan oleh Dinas Rahasia AS melalui situs khusus: whitehouse.gov/newmedia .
Pemulihan Kartu Pers dan Komitmen Kebebasan Media
Administrasi Trump juga mengembalikan 440 kartu pers yang dicabut pada era pemerintahan sebelumnya. Langkah ini mencakup pemulihan akses bagi jurnalis dari CNN, The Washington Post, dan kantor berita lain yang sebelumnya dilarang .
Leavitt menegaskan, kebijakan ini mencerminkan komitmen terhadap Amandemen Pertama Konstitusi AS sekaligus menyeimbangkan kehadiran media tradisional dengan platform baru .
Proses seleksi tetap memprioritaskan profesionalisme, termasuk aturan ketat terkait tata krama selama briefing. Namun, Gedung Putih berhak mencabut kembali kartu pers jika ditemukan pelanggaran keamanan atau etika .
Perubahan Historis dalam Akses Media
Kebijakan ini menandai pergeseran monumental dalam sejarah jurnalisme politik AS. Beberapa poin kunci yang patut dicatat:
1. Inklusi Media Digital: Pertama kalinya podcaster dan influencer mendapat kursi resmi di ruang briefing Kepresidenan.
2. Diversifikasi Perspektif: Pertanyaan dalam briefing tidak lagi didominasi media arus utama, melainkan melibatkan suara dari platform seperti Axios dan Breitbart .
3. Respons terhadap Perubahan Konsumsi Berita: 67% warga AS di bawah 30 tahun mengandalkan media sosial sebagai sumber berita utama, menurut data Gallup .
4. Transparansi dan Inovasi: Pembuatan situs aplikasi khusus mempermudah proses pendaftaran media independen .
Briefing Perdana dengan Wajah Baru
Pada 28 Januari 2025, Karoline Leavitt memimpin briefing pertamanya sebagai Sekretaris Pers termuda dalam sejarah AS.
Sesi ini diwarnai pertanyaan dari perwakilan media baru, termasuk seorang kreator TikTok yang membahas isu keterjangkauan pendidikan . Leavitt juga menyatakan komitmennya untuk “menyampaikan kebenaran dari podium ini setiap hari,” sambil mengkritik media arus utama yang dinilainya kerap menyebarkan misinformasi .
Dampak dan Proyeksi ke Depan
Langkah ini diprediksi akan:
– Meningkatkan partisipasi publik dalam demokrasi melalui konten kreator yang lebih relatable .
– Memicu perdebatan tentang standar jurnalisme di era digital.
– Membuka peluang kolaborasi antara pemerintah dan konten kreator untuk kampanye publik.
“Ini bukan sekadar perubahan kursi untuk wartawan medsos, tapi revolusi cara pemerintah berkomunikasi dengan rakyat,”* tutur seorang analis media dari VOA . (ted)






