Gresik (beritajatim.com) – Warga Desa Romo dan Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, meminta kompensasi serta tanggung jawab sosial dari PT Gresik Gases Indonesia (LINDE) pasca insiden kebocoran (perlite released) pada casing coldbox milik perusahaan yang menyebabkan hujan debu pada Senin malam (29/7/2025). Kejadian ini menimbulkan polusi udara yang berdampak langsung pada kenyamanan dan kesehatan warga, termasuk keluhan mata perih akibat paparan debu.
Sekretaris Desa Romo, Achmad Zainul menuturkan bahwa pihak perusahaan telah mengakui partikel debu berasal dari fasilitas mereka. Namun, menurutnya, selama ini perusahaan tidak pernah memberikan kontribusi tanggung jawab sosial secara memadai kepada masyarakat sekitar.
“Warga kami meminta kompensasi serta tanggung jawab sosial yang selama ini belum pernah diberikan,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Achmad menyampaikan bahwa dalam pertemuan yang digelar bersama warga dan perwakilan perusahaan, telah dibuat surat perjanjian bersama terkait permintaan kompensasi atas insiden tersebut. Ia juga menyesalkan minimnya tanggung jawab sosial dari perusahaan sejak awal beroperasi di kawasan tersebut.
“Sebelum kejadian tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan setempat sangat kurang. Ini yang kami sayangkan,” paparnya.
Menanggapi peristiwa ini, Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi menyatakan akan memanggil manajemen PT Gresik Gases Indonesia (LINDE) dalam waktu dekat guna menggelar rapat dengar pendapat atau hearing.
“Insya Allah dalam satu atau dua hari ini akan kami panggil jajaran manajemennya untuk hearing pasca kebocoran,” kata Hamdi.
Ia juga mengaku telah meninjau langsung lokasi terdampak dan menemukan sisa-sisa partikel putih yang masih membekas di jalan.
“Waktu saya turun ke lapangan sudah tidak ada hujan debunya. Tapi bekas yang ada di tanah itu masih ada debu yang berserakan,” imbuhnya.
Agar kejadian serupa tidak terulang, Hamdi mengimbau seluruh perusahaan di Gresik untuk melakukan perawatan mesin dan fasilitas produksi secara berkala. Menurutnya, langkah preventif ini penting untuk menjamin keselamatan lingkungan dan warga sekitar kawasan industri.
“Ini penting untuk memastikan kondisi selalu aman dan tidak membahayakan warga sekitar,” pungkasnya. [dny/ian]






