Pasuruan (beritajatim.com) – Warga Kabupaten Pasuruan mendapat bantuan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Warga Pasuruan yang mendapatkan bantuan yakni yang berpenghasilan rendah kategori wilayah extream.
Terdapat tiga desa yang tersebar yang termasuk wilayah extrim di Kabupaten Pasuruan. Diantaranya yakni Desa Tempuran, Desa Ampelsari, dna Desa Ngantungan. Ketiga Desa tersebut masuk pada Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
Bantuan ini digulirkan dari pusat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini dilakukan untuk menangani kemiskinan ekstrim dan stunting.
Akan ada 840 unit rumah yang akan diberikan kepada warga Kabupaten Pasuruan. Namun bantuan ini nantinya akan diberikan secara bertahap. “Total yang diterima oleh Pemkab Pasuruan ada 840, tapi yang sudah di gulirkan sebanyak 448 unit. Ini nantinya akan diberikan secara bertahap,” jelas kepala Dinas Perkim Eko Bagus Wicaksono.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-pasuruan”]
Eko menambahkan terdapat beberapa Desa di Kabupaten Pasuruan yang masuk katagori miskin sesuai data di BKKBN. Terdapat dua Kecamatan dan delapan Desa yang mendapatkan bantuan.
Diantaranya yakni Desa Jimbaran, Desa Pusungmalan, Desa Keduwung, Desa Sapulante, Desa Ngantungan, Desa Ampelsari, dan Desa Tempuran.
Sedangkan untuk jumlah nominal yang diberikan yakni senilai Rp 20 juta. Dengan Rincian Rp 17,5 juta untuk material dan sisanya untuk upah tukang. “Kegiatan ini sudah disosialisasikan tim dari pusat bersama Pemkab Pasuruan. Kami juga sudah memberikan bantuan secara simbolis,” tutupnya. (ada/kun)






