Surabaya (beritajatim.com) – PON XX Papua rupanya menjadi target bidikan tim Volly indoor putri untuk dapatkan medali emas. Hal ini bukan tanpa alasan, tim besutan Taufiq Hidayat ini ingin mengakhiri puasa medali emas dari cabang olahraga bola voli yang sudah 20 tahun atau sejak PON tahun 2000 sampai PON Jawa Barat 2016.
Hal ini seperti yang sudah ditargetkan KONI Jatim dan Pengprov. PBVSI Jatim, dalam PON XX Papua ini akan menjadi laga ajang pembuktian untuk merealisasikan target medali emas tersebut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PON”]
Membawa 12 atlet lapis pertama, Jatim menargetkan medali emas. PBVSI Jatim juga makin termotivasi dengan kepercayaan dan dukungan dari Ketua KONI untuk mempersiapkan tim yang tangguh dan solid.
“Bagi para pemain dalam masa latihan dan karantina di Unesa ini bisa meningkatkan performa dan hasil pemeriksaan tes swab juga negatif harapannya sehingga bisa memaksimalkan persiapan sebelum berangkat dan bertanding,” ungkap Taufiq, Selasa (14/09/2021).
Pihaknya menganggap tim bola voli putri Jawa Barat menjadi lawan yang berat sehingga para pemain dipoles untuk menghadapinya maung betina bola voli Jabar ini. Namun dengan latihan yang serius para pemain dari Jatim optimis bisa mengatasi semua lawan.
Diakuinya untuk memberikan porsi ujicoba di masa pandemi Covid 19 ini memang tidak mudah, maka laga uji coba dilakukan dengan mendatangkan tim-tim bola voli ke Unesa untuk bertanding dengan anak latihnya, termasuk terbaru dengan melawan tim yang diperkuat oleh mantan pemain nasional.[way/kun]






