Surabaya (beritajatim.com) – Penyerang anyar Persebaya Surabaya asal Kongo, Yan Kevin Mabella, mengungkapkan alasan di balik keputusannya bergabung dengan Bajol Ijo. Bagi pemain berusia 26 tahun itu, sejarah panjang klub dan besarnya basis suporter menjadi daya tarik utama untuk berkarier di Indonesia.
Menurut Mabella, Persebaya bukan sekadar klub besar, tetapi juga memiliki proyek yang menarik untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
“Ini adalah klub yang punya sejarah. Bagi saya, tantangannya besar sekarang. Saya tahu tahun ini adalah tahun ke-99 klub ini berdiri, dan proyek klub ini juga bagus buat saya, sebuah tantangan baru. Saya melihat ini adalah klub dengan komunitas suporter yang besar, jadi ini pilihan yang sangat cocok bagi saya,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Menghadapi musim baru dengan komposisi pemain yang diperbarui, Mabella menilai hal terpenting saat ini adalah membangun chemistry antarpemain agar permainan tim semakin solid.
Ia pun bertekad memberikan kontribusi maksimal melalui gol maupun assist. Meski memiliki target pribadi, Mabella memilih menyimpannya terlebih dahulu.
“Sekarang dengan tim yang baru, saya pikir kami perlu mulai saling mengenal satu sama lain sebagai pemain. Saya akan mencoba yang terbaik untuk mencetak gol sebanyak yang saya bisa dan memberikan assist sebanyak-banyaknya. Tentu saja saya punya beberapa target pribadi, tapi itu akan saya simpan untuk nanti,” tambahnya.
Mabella juga mengaku telah merasakan besarnya antusiasme suporter Persebaya bahkan sebelum resmi menandatangani kontrak. Hal itu terlihat dari banyaknya penggemar yang mulai mengikuti akun media sosialnya.
“Sebelum saya tanda tangan kontrak, saya melihat di media sosial banyak orang yang mulai mengikuti (follow) saya. Jadi saya tahu ekspektasi terhadap pemain asing itu besar,” ungkapnya.
Meski menyadari tingginya harapan dari suporter, pemain asal Kongo tersebut memilih untuk tidak menjadikannya sebagai tekanan. Ia ingin menjawab ekspektasi itu lewat penampilan terbaik di lapangan.
“Kami tahu apa yang harus kami bawa ke dalam tim, jadi tidak ada tekanan. Hanya perlu bekerja keras dan fokus pada apa yang harus kami lakukan di lapangan,” pungkasnya optimistis. (way/kun)






