Jember (beritajatim.com)– Suatu kala penggagas dan pionir Jember Fashion Carnaval, Dynand Fariz, pernah kengatakan soal inspirasinya dalam dunia fesyen. Versailles.
Versailles adalah nama istana di Prancis yang menjadi pusat kreativitas dan keanggunan serta peradaban ningrat Eropa. Dynand ingin menciptakan kembali aura Versailles dalam JFC.
Hal ini diwujudkan oleh Presiden JFC Budi Setiawan dalam JFC ke-22 bertema Algorithm. Versailles menjadi defile dalam grand carnival yang digelar pada Minggu (4/8/2024).
JFC ke-22 kali ini membawakan tema Algorithm yang diterjemahkan dalam sepuluh defile. Selain tema Jember, sembilan defile lainnya bertema Wayang, Chess, Versailles, Media, Beta Fish, Climate Change, Zodiac, Fairy, dan Rio Carnaval.
JFC yang diprakarsai oleh Dynand Fariz ini menempuh jarak 3,6 kilometer diawali dari Jalan Sudarman hingga depan GOR PKPSO Jember. Setiap tahun JFC mengusung tema yang berbeda, yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia serta isu-isu global. Dengan 10 defile yang tampil setiap tahun, JFC diikuti ratusan orang dari berbagai latar belakang kelompok sosial. [wir/aje]







