Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Terbuka (UT) Surabaya menggelar Latihan Pemantapan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) Tahap 3 secara hybrid pada Minggu, 16 Maret 2025. Sebanyak 2.500 mahasiswa mengikuti kegiatan ini, dengan 300 peserta hadir langsung di Kantor UT Surabaya dan 2.200 lainnya mengikuti secara daring melalui platform Zoom.
LPKBJJ bertujuan membekali mahasiswa UT Surabaya dengan keterampilan belajar mandiri, manajemen waktu efektif, dan pemanfaatan teknologi digital untuk keberhasilan studi. Materi pelatihan meliputi strategi belajar jarak jauh, penggunaan platform pembelajaran daring, dan sesi tanya jawab langsung dengan dosen dan tutor.
Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti, M.Pd., menekankan pentingnya kesiapan akademik dalam menghadapi tantangan pembelajaran jarak jauh. “LPKBJJ dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dan kesiapan mereka dalam sistem pembelajaran berbasis teknologi,” ujarnya.
UT Surabaya saat ini memiliki 37.558 mahasiswa aktif. Universitas ini terus mengembangkan berbagai program unggulan, termasuk lebih dari 30 program studi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, tutorial daring interaktif, konsultasi akademik digital, dan dukungan layanan kecerdasan buatan (AI). Keberhasilan alumni UT Surabaya yang berkarier di berbagai sektor juga menjadi daya tarik tersendiri.
Antusiasme peserta LPKBJ Tahap 3 sangat tinggi, terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi interaktif dan diskusi. Kegiatan ini menunjukkan komitmen UT Surabaya dalam berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi mahasiswanya.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan sistem pembelajaran fleksibel dan berkualitas di UT Surabaya, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi universitas. [ipl/but]






