Tuban (beritajatim.com) – Komite Komunikasi Digital (KKD) Kabupaten Tuban gelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Penguatan Sinergitas Pengamanan Ruang Digital Jelang Pilkada 2024.
Ketua KKD Tuban, Arif Handoyo mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan di ruang Dandang Wacono kantor Setda Kabupaten Tuban dengan diikuti sebanyak kurang lebih 100 peserta dari insan pers, konten creator media sosial, serta perwakilan mahasiswa dari kampus yang ada di Tuban.
“Penguatan sinergitas pengamanan ruang digital jelang Pilkada 2024 ini merupakan suatu sarana untuk bagaimana menuju Pilkada yang diharapkan KPU yakni adem ayem,” tutur Arif Handoyo, Kamis (24/10/2024).
Sementara itu, Ketua Harian KKD Jatim, Arif Rahman juga menyampaikan poin penting yang saat ini terjadi selama kontestasi politik banyak menimbulkan persaingan-persaingan diantara calon dan ini terjadi di level manapun baik ditingkap Pilgup maupun Pilkada di Kabupaten/kota.
“Sehingga kami, mengupayakan agar bisa meminimalisir atau mengantisipasi informasi-informasi yang potensi untuk menimbulkan gesekan atau konflik sosial,” tutur Arif Rahman.
Pria yang juga dulunya menjabat sebagai Ketua Asosiasi Media Siber (AMSI) Jatim ini juga menjelaskan, antisipasi yang dilakukan yakni apabila ada informasi bohong yang disengaja maupun tidak. Sebab, masyarakat di Indonesia masih ada diperingkat literasi rendah. Sehingga, hal ini harus dikendalikan.
“Berdasarkan hasil survey, kelihatan bahwa di semua platform media sosial itu lebih dari 60 persen percaya informasi yang telah beredar itu adalah informasi yang benar,” bebernya.
Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan ini diharapkan di Kabupaten Tuban tidak terjadi konflik atau benturan di masyarakat dan pelaksanaan maupun proses Pilkada 2024 berjalan dengan aman. [ayu/ted]






