Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Dinamika (STIKOM Surabaya) kembali mengadakan lomba keterampilan baris-berbaris (LKBB) Paskibra Festival 2.0 pada Minggu (10/11/2024) di kampus setempat.
Ada sebanyak 62 tim yang berpartisipasi dalam lomba tersebut. Mereka merupakan para siswa mulai dari tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se-Jawa Timur. Lomba ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan.
Dari total 62 tim tersebut terdiri dari 26 tim SMP/MTS dan 36 tim SMA/SMK/MA. Lomba ini mencakup Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Perpang TNI, Variasi Kreasi, serta lomba Parade Danton.
Rektor Universitas Dinamika Surabaya Prof Budi Jatmiko menyatakan bahwa lomba ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, patriotisme, dan nasionalisme di kalangan pelajar.
Selain itu, juga untuk mengembangkan disiplin, kerjasama tim, fokus, dan manajemen waktu. “Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi para peserta untuk meneladani semangat para pahlawan dengan cara yang positif,” kata Prof Budi.

Salah satu peserta, Zunun dari SMP Muhammadiyah 2 Surabaya mengungkapkan bahwa timnya membawakan gerakan variasi yang menceritakan pemberontakan 10 November.
Zunun berharap timnya dapat meraih juara lagi setelah tahun lalu berhasil mendapatkan juara harapan 3. “Persiapannya sekitar 1 bulan. Ini kali kedua kami ikut. Tahun lalu kami dapat juara harapan,” ungkapnya.
Pesan dari Veteran dan Harapan untuk Masa Depan
Penyelenggaraan Paskibra Festival 2.0 ini pun mendapat apresiasi tinggi dari sejumlah pihak, termasuk dari Kolonel Laut (Purn) Bambang Sudito, seorang Veteran yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kolonel Bambang mengungkapkan kekagumannya terhadap penyelenggaraan festival baris-berbaris yang digelar oleh Universitas Dinamika Surabaya. Ini adalah kali pertama ia melihat kegiatan seperti ini, yang menurutnya sangat baik dan bermanfaat.
“Kegiatan ini sangat bagus, dan saya berterima kasih kepada Undika yang telah memberikan donasi kepada para veteran. Ini sangat berarti bagi kami,” kata Kolonel Bambang.

Lebih lanjut, Kolonel Bambang berharap acara seperti ini bisa terus diselenggarakan setiap tahun untuk memupuk semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
“Tentunya acara ini bisa lebih bagus lagi. Kami berharap bisa dilaksanakan setiap tahun, agar semangat perjuangan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tambahnya.
Sebagai seorang veteran, Kolonel Bambang juga menyampaikan pesan penting kepada para peserta dan masyarakat umum. Sebab itu adalah fondasi bagi kemerdekaan yang dapat dinikmati saat ini.
“Jangan melupakan nilai-nilai perjuangan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan kita. Jangan pernah meninggalkan sejarah perjuangan bangsa,” pesannya.
Dalam lomba ini, tujuh piala bergilir akan diperebutkan, di antaranya Piala Kemenpora RI, Piala Dankodiklatal, Piala Gubernur Jawa Timur, dan beberapa piala lainnya.
Selain piala, peserta juga berkesempatan meraih hadiah berupa uang pembinaan, beasiswa, dan piala untuk peringkat 1 hingga 24 di tiap tingkatan. [ipl/ut]






