Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Dinamika (Undika) Surabaya resmi menerapkan kurikulum Undika X-CEL 3+1 mulai Februari 2026. Program ini dirancang untuk memangkas jarak antara dunia akademik dengan kebutuhan riil industri digital saat ini.
Skema ini mengusung filosofi tiga tahun penguatan fondasi keahlian di dalam kampus. Sisanya, mahasiswa menjalani satu tahun penuh untuk menciptakan dampak nyata di lingkungan profesional, bisnis, maupun sosial.
Rektor Undika Budi Jatmiko mengatakan, mahasiswa kini tidak hanya duduk di bangku kuliah. Mereka harus terlibat langsung dalam ekosistem bisnis, riset teknologi, hingga pengembangan masyarakat dan desa digital.
“Mereka tiga tahun pertama akan menjalani penguatan fondasi keahlian di kampus. Kemudian satu tahun terjun langsung di dunia profesional,” kata Budi dikutip Senin (16/2/2026).
Terdapat lima jalur ekselensi yang dapat dipilih sesuai minat karier mahasiswa. Opsinya meliputi jalur korporasi nasional, pengembangan startup, riset mendalam, digitalisasi UMKM, hingga program pertukaran pelajar internasional secara penuh.
Seluruh pengalaman kerja nyata tersebut diakui setara dengan beban akademik sebanyak 40 SKS. Selama prosesnya, mahasiswa mendapatkan pendampingan ganda dari dosen pembimbing internal serta praktisi ahli di lapangan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Undika Anjik Sukmaaji menegaskan lulusan nantinya membawa ijazah sekaligus portofolio profesional setahun. Harapannya, ini akan mampu menghapus masa tunggu kerja bagi para sarjana baru nantinya.
Baginya, program ini merupakan bentuk pengalaman kerja nyata yang dihargai secara akademis melalui sistem konversi nilai. “Kami ingin menghapus jarak antara dunia akademik dan realitas industri,” ujar Anjik.
Implementasi program ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama dengan lebih dari 20 perusahaan mitra strategis. Mahasiswa angkatan pertama juga mulai diberangkatkan ke berbagai sektor industri nasional dan multinasional.
Kepala Bagian PR and Marketing Undika Sri Hariani Eko Wulandari menyebut program ini sebagai solusi atas teori yang usang. Tujuannya, menyiapkan individu yang adaptif dan siap menjadi pemimpin masa depan.
“Bagi anak muda yang ingin kuliahnya langsung berdampak dan tidak ingin membuang waktu dengan teori yang usang, Undika X-CEL solusinya,” tegasnya.
Kurikulum Undika X-CEL 3+1 kini menjadi standar baru dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Informasi pendaftaran telah dibuka melalui kanal resmi universitas untuk akses publik secara luas. [ipl/aje]






