Surabaya (beritajatim.com) – Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Prof Akhmad Muzakki mendorong mahasiswa agar memiliki jiwa entrepeneur, terutama bagi mereka di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Prof Muzakki menyebut, menjadi seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis bukan hanya sekedar belajar tentang entrepreneur saja, melainkan juga harus memiliki jiwa entrepreneur yang tinggi.
“Teman-teman mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam bukan hanya harus belajar mengenai entrepreneur, namun wajib memiliki jiwa entrepreneur di dalam diri masing-masing,” ujar Prof Muzakki ditulis Kamis (23/3/2023).
Sementara itu, Digital Start Up Jatim Arief Budiono menyampaikan bahwa perusahaan start up sejatinya hadir untuk menjawab sebuah permasalahan. Hanya saja dikemas dengan cara yang berbeda, yakni berbasis digital.
Sehingga, Arief melihat, perkembangan teknologi yang begitu pesat memiliki pengaruh yang sangat besar dalam model bisnis masyarakat. Hal itu berbeda dengan UKM yang saat ini masih memakai sistem konvensional.
BACA JUGA:
Rektor UINSA Surabaya Ditunjuk Jadi Tim Pemantau PPHAM
UINSA Surabaya Target Masuk 10 Besar Kampus Islam Terbaik di Asia
Seleksi PTKIN, Uinsa Surabaya Sediakan 3.000 Kuota Calon Mahasiswa Baru
“Perusahaan start up hadir untuk menjawab suatu permasalahan yang dikemas dengan sistem berbasis teknologi. Berbeda dengan UKM yang masih menggunakan sistem yang konvensional,” ujarnya.
Sebagai informasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam melakukan Penandatanganan Mou dan Perjanjian Kerjasama bersama sejumlah stakeholder pada Selasa (21/3/2023) lalu. Program tersebut sebagai upaya penguatan mitra strategis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UINSA. [ipl/but]






