Surabaya (beritajatim.com) – UINSA Surabaya menargetkan masuk 10 besar kampus Islam terbaik di tingkat Asia. Sejumlah langkah pun telah dilakukan, salah satunya dengan menyiapkan berbagai konsep seperti Islamic Sociopreneur University.
Rektor Uinsa Surabaya, Prof Akhmad Muzakki mengatakan bahwa untuk mewujudkan target terbaik Asia, pihaknya sudah menyiapkan konsep Islamic Sociopreneur University. Konsep tersebut, kata dia, dijabarkan dalam konsep Islamic University, Social University, dan Entrepreneur University.
Ditambahkan, bahwa yang terpenting dalam ekosistem yang dibangun yakni Uinsa menjadi home for Indonesia. Artinya, Uinsa menjadi tuan rumah bagi Islamnya masyarakat Indonesia. Hal itu sebagaimana aspek kompetensi kepenulisan, kepedulian pada kemiskinan, keterlibatan, dan kewirausahaan.
“Sebagaimana telah dirintis para Walisongo, khususnya Sunan Ampel. Visi dan positioning ini harus dipahami oleh civitas akademika, mulai pimpinan, dosen, karyawan hingga mahasiswa, termasuk calon mahasiswa yang memilih Uinsa sebagai pemungkin bagi terwujudnya cita-cita mereka,” ujar Prof Zakki ditulis Rabu (15/3/2023).
Sementara itu, Ahmad Firdausi, Koordinator Kerjasama, Kelembagaan, dan Humas Uinsa berkomitmen untuk mewujudkan gagasan dan target tersebut. Menurutnya, salah satu caranya yakni lewat pemilihan calon mahasiswa berkualitas, termasuk dari kalangan pondok pesantren.
Firdausi mengungkapkan, Uinsa sendiri memasuki tahun ajaran 2023/2024 telah membuka jalur mandiri pada pendaftaran mahasiswa baru bagi lulusan SMA sederajat. “Pada jenjang sarjana, ada dua jenis jalur mandiri, yakni prestasi dan reguler, yang pendaftarannya dimulai 1 April 2023,” ungkapnya.
Sekedar informasi, Uinsa membuka pendaftaran mahasiswa baru jenjang sarjana melalui jalur mandiri prestasi mulai 1 April hingga 31 Mei 2023. Kemudian mandiri reguler pada 1 April hingga 3 Juli 2023. Selanjutnya program Magister dan Doktor pada 13 Maret hingga 28 April 2023. [ipl/ted]






