Sidoarjo (beritajatim.com) – Turnamen Baratin yang dijadwalkan berlangsung di kota Sidoarjo pada Rabu (16/4/2025) terpaksa ditunda akibat force majeure yang mendadak diumumkan pagi itu melalui pesan media sosial. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat banyak peserta dan orang tua yang sudah tiba di lokasi pertandingan yang tersebar di Lapangan Jenggolo dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Salah satu orang tua pemain, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa dirinya sudah menyiapkan anaknya untuk bertanding, yang rencananya akan bermain pada pukul 08.30 WIB bersama klub Liga Progresif All Star. Namun, begitu sampai di lokasi, informasi tentang penundaan pertandingan baru diterima, membuatnya bingung dan terkejut.
“Sejak pagi saya mengantarkan anak saya mau bertanding karena rencananya akan bertanding pada pukul 08.30. Begitu ada informasi ini ditunda, cukup membingungkan,” ujarnya.
Orang tua pemain tersebut juga menceritakan bahwa banyak tim yang sudah hadir namun tidak mendapatkan arahan yang jelas, sehingga mereka hanya duduk di depan pintu masuk stadion tanpa tahu apa yang harus dilakukan.
“Akibatnya, kita balik pulang saja karena sambil menjaga kondisi, besok akan bertanding juga,” tambahnya.
Pemberitahuan resmi yang diterima para peserta menyebutkan adanya kendala teknis di Stadion Gelora Delta dan Lapangan Jenggolo Sidoarjo yang menyebabkan pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 07.00-13.00 WIB terpaksa ditunda. Pihak penyelenggara juga memastikan bahwa jadwal ulang akan segera diinformasikan kepada setiap tim yang terlibat.
Dalam pesan tersebut, penyelenggara menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengharapkan perhatian serta pengertian dari semua pihak. [way/beq]






