Ringkasan Berita:
- Truk Fuso bernomor polisi L 9112 UY terguling di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, tepat di depan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Gresik.
- Truk yang mengangkut bahan baku sabun dari Kawasan Industri Gresik menuju Mojokerto itu diduga terguling saat menghindari sepeda motor.
- Tumpahan muatan membuat permukaan jalan licin hingga sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh.
- Satlantas Polres Gresik mengatur arus lalu lintas dan menaburkan pasir untuk mengurangi risiko pengendara tergelincir.
Gresik (beritajatim.com) – Truk Fuso bernomor polisi L 9112 UY yang mengangkut bahan baku sabun terguling di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, tepat di depan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Gresik, Senin (19/10/2026). Kecelakaan tersebut membuat muatan truk tumpah ke badan jalan hingga permukaannya menjadi licin dan membahayakan pengendara yang melintas.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, tumpahan bahan baku sabun menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh saat melintasi lokasi kejadian.
Truk itu dikemudikan Muhammad (23), warga Sampang, Madura. Saat kecelakaan terjadi, kendaraan tersebut tengah mengangkut bahan baku sabun dari Kawasan Industri Gresik (KIG) untuk dikirim ke Mojokerto.
Berdasarkan informasi awal, truk terguling ketika pengemudi berusaha menghindari sepeda motor yang hendak melintas di depannya. Manuver tersebut diduga membuat kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik.
Dampak kecelakaan tidak hanya dirasakan pengemudi truk. Tumpahan muatan di badan jalan juga membahayakan pengguna jalan lain karena membuat permukaan aspal licin dan meningkatkan risiko kecelakaan susulan.
Intan (19), warga Jalan Sunan Giri, Gresik, mengaku terjatuh bersama ibu dan adiknya ketika melintas di lokasi kejadian. Ia menyebut kondisi jalan yang licin setelah muatan truk tumpah membahayakan pengendara sepeda motor.
“Saya terjatuh bersama ibu dan adik akibat jalan licin usai muatan truk yang berisi bahan baku sabun tumpah di jalan,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Insiden tersebut menjadi perhatian karena Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo merupakan salah satu jalur lalu lintas di wilayah perkotaan Gresik. Tumpahan muatan di badan jalan berpotensi memicu kecelakaan susulan apabila tidak segera ditangani.
Kasatlantas Polres Gresik AKP Hariyazie menjelaskan, kecelakaan bermula ketika pengemudi truk berusaha menghindari pengendara sepeda motor yang melintas di depannya.
“Karena tidak bisa menguasai kemudi, sopir truk tersebut hilang kendali lalu terguling,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, pengaturan arus lalu lintas di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo turut mengalami perubahan. Jalur yang semula satu arah dari selatan ke utara diubah menjadi satu arah dengan pengaturan sementara untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Anggota Satlantas Polres Gresik juga menaburkan pasir di lokasi tumpahan bahan baku sabun. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi kondisi licin pada permukaan jalan sehingga pengendara sepeda motor yang melintas tidak kembali tergelincir. [dny/beq]






