Mojokerto (beritajatim.com) – Buntut Tragedi Kanjuruan pada, Sabtu (1/10/2022) pekan lalu berimbas pada dihentikannya kompetisi yang digelar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Tidak hanya di kompetisi Liga 1 dan Liga 2 saja, namun juga kompetisi Liga 3 yang sejatinya akan menggelar manajer meeting.
Hal tersebut disampaikan Presiden Klub PS Mojokerto Putra (PSMP), Firman Effendi. “Sudah mbak (terkait kabar dihentikan seluruh kompetisi di bawah PSSI). Surat yang rencana manajer meeting hari ini, dibatalkan. Nunggu kabar lebih lanjut,” ungkapnya, Rabu (5/10/2022).
Firman menjelaskan, sebelumnya pada tanggal 29 September lalu pihaknya menerima surat dari Asprov PSSI Jawa Timur. Seluruh tim peserta Liga 3 Regional Jatim diundang untuk mengikuti manajer meeting di salah satu hotel di Surabaya pada, Rabu hari ini. Namun rencana manajer meeting tersebut dibatalkan.
“Rencana manajer meeting untuk jadwal Liga 3, di Surabaya hari ini. Tapi kemarin tanggal 3, kami menerima surat pemberitahuan pembatalan manajer meeting tersebut. Isi suratnya, Asprov PSSI Jawa Timur memberitahukan penundaan sementara Manajer Meeting Liga 3 Asprov PSSI Jawa Timur 2022 sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut,” jelasnya.
Dalam surat nomor : 460/B/PSSI-Jatim/X/2022, perihal Pemberitahuan Penundaan Manajer Meeting menyatakan, jika Sehubungan dengan Arahan Presiden Republik Indonesia dan Ketua PSSI terkait evaluasi kompetisi Liga 1 atas tragedi sepakbola di Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Atas dasar tersebut di atas dan guna mewujudkan rasa empati dan perduli sebagai masyarakat sepakbola Jawa Timur, maka Asprov PSSI Jawa Timur memberitahukan penundaan sementara.
[berita-terkait number=”4″ tag=”psmp”]
“Iya penundaan manejer meeting. Iya, kita belum bisa ambil keputusan. Nunggu kabar lebih lanjut. Namun kami berharap Liga 3 tetap berjalan karena PSMP yang saat ini berada di Liga 3, persiapan sudah 90 persen. Tinggal persyaratan administratif pemain untuk pendaftaran ke Asprov saja,” tegasnya.
Sebelumnya, Tim Gabungan Indenpenden Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan menggelar rapat perdana pada, Selasa (4/10/2022). Hasil rapat tersebut merekomendasikan agar seluruh kompetisi di bawah PSSI yakni Liga 1, 2 dan 3 dihentikan sementara (moratorium) sampai Presiden Jokowi menyatakan bisa dinormalisasi.
TGIPF Tragedi Kanjuruhan dibentuk Presiden Jokowi pada Senin, 3 Oktober 2022. Tim ini diketuai oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md. Di dalamnya terdapat berbagai elemen mulai dari aktivis, jurnalis, hingga para mantan petinggi di Kejaksaan Agung dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. [tin/but]







