Bojonegoro (beritajatim.com) – Saya teringat sebuah video lama yang diproduksi oleh Dokter Tirta Mandira Hudhi dan sudah diunggah oleh banyak akun media sosial. Dalam video itu, dia menegaskan untuk bisa lepas dari Covid-19, selain taat terhadap protokol kesehatan adalah makan.
Kenapa makan? Setelah saya ngobrol dengan sejumlah penyintas Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) ternyata bagi penderita akan memasuki fase dimana nafsu makan akan turun. Karena indera perasa tidak merasakan kelezatan makanan jenis apa saja.
“Ketika melakukan isoman, saya sempat tidak nafsu makan sama sekali dan akhirnya drop. Dari situ, mau tidak mau saya langsung makan yang banyak dan makanan apa saja,” ujar salah seorang penyintas Covid-19 di Bojonegoro, Nella Rachma, Selasa (13/7/2021).
Dia bercerita, saat itu sempat dua hari selera makan mulai hilang sama sekali. Selama dua hari itu mantan wartawan perempuan di Bojonegoro itu hanya minum susu. “Kalau menurutku covid itu nanti selera makan akan hilang sama sekali, nah pas selera makan hilang sama sekali itu imun drop. Selanjutnya aku paksa makan,” tegasnya.
Selama menjalani isoman, selain vitamin, Nella juga mengonsumsi beberapa obat, seperti antivirus, obat penurun panas, batuk dan radang. Namun, selama mengkonsumsi obat-obatan itu yang dia rasakan hanya mengurangi rasa sakit dan tidak menyembuhkan.
“Karena kebanyakan obat itu asam lambungku naik parah jadi aku minum mylanta sama degan ijo. Sekali lagi, ditambah makan yang banyak,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-bojonegoro”]
Awal kali dia terasa terinfeksi Covid-19, tubuhnya panas tinggi, setelah itu merasakan persendian sakit semua, batuk dan indera perasa mulai hilang rasa. Dia mulai terpapar pada 23 Juni dan melakukan tes swab dan hasilnya positif pada 26 Juni lalu. “Gejala ini saya alami selama seminggu, Minggu kedua mulai membaik,” pungkasnya.
Kasus yang sama juga dialami Suroto. Pemuda asli Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro itu juga merasakan badan sakit semua saat terinfeksi Covid-19. Namun, dia bisa melewati semua dengan terus mengkonsumsi vitamin yang dibutuhkan dan makan makanan bergizi. “Badan sakit semua,” jelasnya. [lus/but]






