Lamongan (beritajatim.com) – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar kegiatan launching Ripening Pisang Cavendish Jatam (Jamaah Tani Muhammadiyah) di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Sabtu (12/11/2022).
Ketua MPM PP Muhammadiyah, Nurul Yamin mengungkapkan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menyongsong Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48.
Melihat potensi pertanian, khususnya pisang Cavendish yang ada di Kabupaten Lamongan, Nurul sangat optimis bahwa Lamongan akan mampu menjadi wilayah penghasil produk pisang ekspor yang besar di Jawa Timur.
Oleh karenanya, dengan hadirnya mesin ripening hasil kerjasama MPM PP Muhammadiyah dengan Astra Foundation ini, Nurul Yamin berharap, mesin ini mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi 48 petani pisang Cavendish Jatam yang tersebar di 6 (enam) kecamatan, dengan total luas lahan 10 ha.
“Saya yakin, Kabupaten Lamongan akan menjadi daerah penghasil produk pisang ekspor di bidang pertanian,” ujar Nurul Yamin, Sabtu (12/11/2022).

Terlebih, tutur Nurul, selain mampu menghasilkan pisang Cavendish dengan merek dagang “Sang Surya”, Jatam Lamongan juga telah menghasilkan beras mentik dengan merek yang sama. “Semoga ikhtiyar kita semua ini bisa membuahkan hasil yang manis, terutama bagi generasi penerus,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang hadir dalam kegiatan ini mengaku bangga dan akan terus mendorong produksi hasil pertanian di Lamongan agar terus meningkat, termasuk pembudidayaan pisang Cavendish.
Menurut Yuhronur, selain teknik penanaman yang tepat, teknik ripening (pematangan) buah juga tak kalah pentingnya. Untuk itu dengan dilaunchingnya alat produksi ini, ia berharal, nantinya akan meningkatkan nilai tawar pisang Cavendish dan daya saing petani.

“Alhamdulillah, bangga dan senang sekali pada hari ini saya bersama-sama dengan bapak ibu sekalian meresmikan ripening, yakni alat untuk mempercantik warna buah (pematangan), sehingga pisang yang warnanya kusam bisa berubah warna menjadi mencorong, lebih glowing. Bahkan dengan ripening ini akan mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. Harganya lebih tinggi dengan alat ripening ini,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Yuhronur mengatakan, Kabupaten Lamongan menjadi wilayah lumbung pangan terbaik ketiga nasional dan nomor 1 di Jatim. Bahkan, hingga saat ini Lamongan terus mengembangan beragam tanaman pangan holtikultura dan tanaman lainnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
“Insya Allah, di Lamongan kita akan terus mempertahankan ketahanan pangan. Alhamdulillah meski di tengah krisis, padi di Lamongan terus mengalami peningkatan. Bahkan saat covid-19, produksi padi sebanyak 1.100 ton per tahun. Termasuk budidaya pisang Cavendish dan tanaman sorgum sebagai pengganti gandum yang terus kita kembangkan,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan launching Ripening Pisang Cavendish Jatam ini di antaranya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Saad Ibrahim, Perwakilan Astra Foundation Yogi Asril, Ketua Jatam Lamongan Mukhsin, dan para tokoh Muhammadiyah Lamongan. [riq/but]






