Jakarta (beritajatim.com) – Tim Nasional Indonesia U-22 sementara tertinggal 0-2 dari Mali dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada Sabtu (15/11/2025). Kedua tim memulai pertandingan dengan intensitas tinggi sejak menit-menit awal.
Gol pertama Mali tercipta pada menit kelima lewat skema bola mati. Tendangan sudut yang dilakukan tim lawan berhasil disundul oleh pemain Mali, Sekou Doucoure. Meskipun kiper Cahya Supriadi berusaha menghalau, bola tak dapat digapai dan masuk ke gawang Indonesia.
Pada menit kedelapan, gawang Mali hampir kebobolan setelah kiper lawan membuat kesalahan fatal keluar dari kotak penalti untuk menghalau serangan Timnas U-22.
Namun, peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan maksimal karena gangguan dari pemain Mali yang menghalangi pemain Indonesia. Kiper Mali pun segera kembali ke gawangnya, dan peluang Indonesia pun sirna.
Pada menit ke-17, lini pertahanan Indonesia kembali diuji setelah Frengky Missa gagal mengontrol bola dengan baik. Pemain Mali berhasil merebut bola, namun pergerakan mereka berhasil dihentikan oleh pemain Indonesia lainnya sebelum berbahaya.
Timnas U-22 Indonesia hampir membalas pada menit ke-18. Ananda Raehan sukses merebut bola hasil crossing dari rekannya, namun tandukannya terlalu lemah sehingga bola mudah diamankan kiper Mali.
Mauro Zijlstra juga hampir menjebol gawang Mali pada menit ke-20. Sebuah umpan dari Dony Tri Pamungkas gagal disambut dengan baik oleh kiper Mali. Zijlstra terlambat beberapa detik, dan upayanya digagalkan pemain Mali yang membuang bola tepat waktu.
Gol kedua Mali datang pada menit ke-33. Wilson Samake melakukan solo run yang tak bisa dihentikan oleh Kakang Rudianto, lalu berhasil menaklukkan bek Garuda Muda dan menggandakan keunggulan Mali menjadi 2-0. Skor ini bertahan hingga jeda pertandingan. (faw/kun)






