Malang (beritajatim.com) – Di tengah sengitnya persaingan 400 tim finalis dalam Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) ke-10, tim dari Politeknik Negeri Malang (Polinema) melangkah dengan percaya diri. Mereka membawa inovasi mutakhir bernama Carbon Tracker dengan target menang dalam ajang yang berlangsung di Universitas Brawijaya (UB) hingga 31 Juli 2025.
Tim Polinema yang digawangi Felix Alborta, Mona, dan Najwa berhasil lolos ke babak final pada kategori Business Case yang kompetitif. Pembimbing tim Polinema, Indra Dharma Wijaya, menjelaskan bahwa inovasi mereka dirancang untuk menjawab isu global yang mendesak.
“Kami membawa inovasi bernama Carbon Tracker. Idenya adalah bagaimana emisi karbon yang marak saat ini bisa ditarik atau diserap, lalu diubah dari hal negatif menjadi sesuatu yang positif,” ungkap Indra di lokasi acara, Rabu (30/7/2025).
Gagasan ini sangat sejalan dengan kriteria penjurian OLIVIA tahun ini. Para juri tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga menekankan pada proses inovasi, dampak keberlanjutan, dan potensi komersialisasi dari setiap proyek yang ditampilkan.
Dengan bekal inovasi yang kuat, Indra tanpa ragu menetapkan target tertinggi. “Targetnya? Ya, jelas menang,” tegasnya. Target tersebut bukan tanpa alasan, sebab kemenangan di OLIVIA memiliki bobot prestasi yang diakui negara.
Meskipun tampil percaya diri, perjalanan tim Polinema menuju final tidaklah mudah. Felix Alborta, salah satu anggota tim, mengakui adanya tantangan dalam persiapan.
“Persiapan kami hanya sekitar satu bulan dan lumayan harus diburu-buru karena bertepatan dengan jadwal ujian di kampus,” cerita Felix.
Namun, tantangan itu berhasil diatasi dengan kerja sama tim yang solid. Mereka telah membagi tugas dengan rapi, di mana Najwa dipercaya sebagai juru bicara utama, sementara persiapan materi dan riset dikerjakan bersama.
Sikap tenang dan fokus menjadi kunci mereka menghadapi persaingan. “Menurut saya, semua pesaing sama saja. Kami cukup menyiapkan mental dengan baik,” ujar Felix.
Kesiapan mental tersebut menjadi semakin penting, mengingat OLIVIA X bukan hanya sekadar kompetisi. Ajang ini juga berfungsi sebagai bursa pencarian talenta (talent scouting), terdapat sesi Industry-Academia Dialogue membuka peluang bagi mahasiswa untuk dilirik langsung oleh puluhan perusahaan yang hadir. [dan/but]






