Surabaya (beritajatim.com) – Dalam upaya meningkatkan pemberdayaan UMKM di Sidotopo, Kota Surabaya, Tim Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya memberikan pelatihan kepada produsen pentol.
Para pelaku UMKM itu dikenalkan branding digital dan alat mentol (mesin cetak pentol). Program ini untuk meningkatkan produktivitas UMKM lokal dan memperluas jangkauan pasar dengan memanfaatkan teknologi modern.
Tim dosen UM Surabaya memberikan pelatihan mengenai pentingnya branding digital. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas produk dan memperkuat citra produk lokal di pasar online.
Salah satu inovasi dalam program ini adalah Alat Mentol, yang dirancang untuk membantu UMKM memproduksi pentol dengan lebih efisien.
Dengan mesin ini, waktu produksi dapat dipangkas dan kualitas produk tetap terjaga, sehingga produsen dapat memenuhi permintaan pasar lokal dan berpotensi ekspansi lebih jauh. “Identitas yang kuat dan akses online adalah kunci agar produk lokal lebih dikenal dan diminati,” ujar Dosen UM Surabaya Gita Desipradani, Sabtu (21/9/2024).
Ketua RT setempat, Moh Salim memberikan dukungannya dengan adanya program ini. Ia menekankan pentingnya teknologi tepat guna bagi UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.
“Program ini sejalan dengan inisiatif pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM, dengan fokus pada digitalisasi dan penerapan teknologi,” katanya.
Diharapkan, program ini tidak hanya meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi pentol, tetapi juga membuka peluang bagi produk lokal lainnya.
Sementara itu, Irma Wulandari, salah satu pelaku UMKM yang telah menggunakan alat Mentol, merasakan manfaatnya. Dengan mesin ini, ia bisa memproduksi lebih cepat dan lebih banyak. “Branding online juga membantu meningkatkan visibilitas produk kami,” ungkapnya.
Melalui inisiatif ini, diharapkan kesejahteraan pelaku UMKM di Sidotopo dapat meningkat, serta menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor kuliner. Sinergi antara teknologi dan pemberdayaan masyarakat lokal ini menjadi kunci sukses dalam pengembangan ekonomi daerah. [ipl/kun]







1 Komentar
bagus yah dosen sekarang