Surabaya (beritajatim.com) – Tim Anargya ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) menyabet 6 gelar dalam kompetisi Formula Bharat 7th Annual FSEV Concept Challenge (Pi-EV 2023).
Ada tiga kategori penilaian dalam lomba ini. ITS sendiri berhasil mengamankan juara pertama Team Management Strategy, juara pertama Engineering Design Event, juara kedua Procurement Strategy, Best Battery Design, dan Best Powertrain Package.
Atas raihan 5 gelar itu, Anargya ITS sukses membawa pulang juara pertama Overall Event. “Kami berhasil mengungguli 10 tim internasional lainnya,” ungkap Nalendra Nuswantoro, Staf Tractive System and Controller Tim Anargya ITS, Selasa (8/8/2023).
Baca Juga: Petani dan Nelayan di Jember Jadi Siswa Sekolah Lapang Iklim dan Cuaca
Ale menyebut, dalam kompetisi ini timnya membawa inovasi terbaru dengan sejumlah pengembangan dari inovasi kompetisi sebelumnya. “Kami melakukan peningkatan performa dan keamanan mobil listrik sehingga lebih baik dari tahun lalu,” ungkapnya.
Adapun pengembangannya antara lain peningkatan kecepatan maksimum mobil hingga 121 kilometer per jam, disertai pasokan energi dari energy storage sesuai kualifikasi perlombaan Formula Society of Automotive Engineers (FSAE).

Mobil rancangan Anargya ITS ini memakai teknologi regenerative braking yang mampu memanfaatkan kembali energi yang terbuang untuk mengisi ulang daya baterai kendaraan.
Baca Juga: Ilalang dan Daun Jati Kering di Hutan Jati Mojokerto Terbakar
Mobil juga dilengkapi sistem monitoring jarak jauh telemetry untuk memantau kondisi mobil secara akurat saat melaju. Untuk meningkatkan performa, mobil menambahkan cooling system dan sekring pada internal baterai.
Ale berharap kesuksesan dalam ajang Pi EV 2023 ini menjadi pelecut untuk terus belajar dan berkembang. Ajang ini juga sebagai batu loncatan mempersiapkan berbagai perlombaan yang akan diikuti ke depannya. [ipl/ian]






