Kudus (beritajatim.com) – Langkah Tigers Football Academy Surabaya dalam gelaran HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 harus berakhir di fase grup setelah menempati peringkat ketiga Grup A U-18.
Meski begitu, skuad asal Jawa Timur ini tetap menunjukkan perjuangan yang gigih hingga laga terakhir di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7). Dalam duel krusial melawan Putri JP Jakarta, Tigers harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1.
Sejak menit awal, anak asuh Agustina Indah Mahardika tampil penuh determinasi, bahkan sempat mendominasi penguasaan bola dan memberikan tekanan konstan ke lini pertahanan lawan melalui kolaborasi Dinda Yosephine Manurung, Fiorenza Shabira Yudhana, dan Michel Putri Arifiana.
Meski disiplin pertahanan Putri JP Jakarta mampu meredam setiap upaya serangan, performa Tigers sepanjang laga tetap menunjukkan kualitas permainan yang sangat kompetitif di level nasional.
Menanggapi hasil tersebut, Pelatih Kepala Agustina Indah Mahardika tetap mengapresiasi progres anak asuhnya.
“Kami telah memberikan segalanya di lapangan. Hasil ini memang mengecewakan, namun saya melihat perkembangan mentalitas yang sangat baik dari para pemain. Pengalaman ini adalah fondasi penting bagi para pemain untuk berkembang menjadi lebih kompetitif di masa depan. Ini bukan akhir dari perjalanan mereka, melainkan proses belajar untuk menjadi lebih kuat,” ujar Coach Tina.
Senada dengan sang pelatih, gelandang Tigers, Fiorenza Shabira Yudhana, mengakui bahwa hasil ini menjadi bahan evaluasi pribadi yang berharga.
“Kerjasama dan pola permainan kami sudah bagus. Tapi bola kan bundar, jadi kita tadi tertinggal di babak kedua. Cukup mengecewakan, setidaknya kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Meski kalah, masih ada asa untuk dilirik tim talent scouting buat timnas. Pastinya aku challenge diriku untuk terus upgrade skill dan termotivasi jadi yang terbaik,” tutur Enza.
Di sisi lain, kabar positif datang dari wakil Jawa Timur lainnya, Arema FC Women, yang sukses melanjutkan kiprahnya ke babak semifinal. Meski sempat menelan kekalahan 0-3 dari Mojang Priangan pada laga terakhir Grup A U-15, skuad asal Malang tersebut tetap berhasil mengamankan tiket ke babak gugur dengan status sebagai runner-up.
Pelatih Kepala Arema FC Women, Nanang Habibi, menyatakan bahwa timnya kini langsung mengalihkan fokus pada proses pemulihan fisik dan evaluasi taktis guna memetakan kekuatan lawan di babak empat besar.
Keberhasilan Arema FC Women melaju ke semifinal menjadi bukti nyata ketangguhan mentalitas tim Jawa Timur di tengah sengitnya persaingan turnamen, sekaligus menjaga harapan mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara di Kudus. (can)






