Lumajang (beritajatim.com) – Sebanyak tiga jemaah haji asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih harus tertahan di Arab Saudi akibat masalah kesehatan. Hal ini terungkap usai rombongan terakhir jemaah haji asal Lumajang tiba di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (7/7/2025).
Semula, rombongan terakhir ini dijadwalkan pulang dengan total 106 jemaah. Namun saat bus tiba, hanya 103 jemaah yang turun. Sementara tiga lainnya diketahui masih berada di Arab Saudi untuk menjalani proses perawatan.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kemenag Lumajang, Abdul Rofiq, menjelaskan dua di antaranya adalah pasangan suami istri asal Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, yakni Tristi Erlinawati dan Fachrizal Rachmad. Keduanya belum bisa pulang lantaran baru saja dianugerahi seorang putra saat menunaikan ibadah haji.
“Ini dua jemaah belum bisa pulang, mereka suami istri yang baru saja dianugerahi seorang putra saat menjalani ibadah haji,” terang Abdul Rofiq, Selasa (8/7/2025).
Rofiq menambahkan, bayi pasangan suami istri tersebut masih harus dirawat intensif di Rumah Sakit Maternity and Children Hospital, Makkah, hingga kondisi kesehatannya dinyatakan membaik dan layak terbang ke Indonesia.
Selain pasangan suami istri bersama bayinya itu, ada satu jemaah haji asal Lumajang lainnya yang juga belum bisa kembali karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan pulang.
“Ada satu lagi jemaah kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk terbang ke Indonesia jadi harus dirawat dulu sampai benar-benar sembuh,” tambahnya.
Diketahui, total terdapat 855 jemaah haji asal Lumajang yang telah tiba di kampung halaman masing-masing dengan selamat. Proses pemantauan kesehatan terhadap tiga jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi akan terus dilakukan hingga seluruhnya bisa dipulangkan ke Indonesia. [has/beq]






