Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) mengukuhkan posisi pada jajaran perguruan tinggi berkelas lewat rilis Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) by Subject 2026, Kamis (26/3/2026).
Tiga bidang ilmu Unair sukses menempati peringkat terbaik di Indonesia. Disiplin Kedokteran Hewan (Veterinary Science) dan Kedokteran Gigi (Dentistry) berhasil menduduki posisi 51–100 besar dunia.
Sementara itu, bidang Farmasi dan Farmakologi (Pharmacy & Pharmacology) mengamankan peringkat 251–300 dunia. Ketiga disiplin tersebut menjadi ujung tombak reputasi akademik kampus di kancah internasional.
Pada kategori bidang luas, Social Sciences & Management mencatat performa kuat pada posisi 246 dunia. Capaian ini disusul Life Sciences & Medicine yang bertengger di peringkat 326 global.
Sektor Arts & Humanities serta Engineering & Technology juga kompetitif. Masing-masing berada pada urutan 363 dan rentang 401–450 dunia, mempertegas kekuatan multidisiplin institusi asal Surabaya ini.
Penilaian QS memakai indikator reputasi akademik, persepsi pemberi kerja, hingga dampak riset. Kualitas publikasi ilmiah pada basis data Scopus menjadi parameter krusial penentu skor akhir universitas.
Rektor Unair Prof Muhammad Madyan menyebut hasil ini merupakan buah kerja kolektif seluruh civitas academica. Ia menilai peringkat tersebut membuktikan konsistensi dalam membangun reputasi global.
“Peringkat ini bukan angka semata, tetapi cerminan konsistensi Unair dalam membangun reputasi global dan menghasilkan riset berdampak,” ujar Madyan, Jumat (27/3/2026).
Pihak universitas berkomitmen meningkatkan standar kualitas pendidikan dan relevansi lulusan di pasar kerja. Madyan memastikan akselerasi inovasi dan kolaborasi internasional tetap menjadi prioritas utama institusi.
“Kami terus mendorong publikasi bereputasi, kolaborasi internasional, inovasi, serta peningkatan kualitas lulusan,” pungkas Madyan. [ipl/ian]






