Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menggencarkan layanan operasi pasar pada kegiatan Safari Ramadan. Hal itu bertujuan untuk menekan inflasi bahan pokok yang berpotensi terjadi saat bulan ramadan.
“Alhamdulillah, silaturahmi di sini kami lengkapi dengan menghadirkan ragam pelayanan publik mulai dari UMKM, pelayanan kesehatan gratis, pelayanan administrasi, perbankan, hingga operasi pasar murah,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Safari Ramadan minggu ketiga, Selasa (26/3/2024), di Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren.
Bupati Yuhronur juga menjelaskan bahwa pelayan publik masih menjadi komitmen Pemkab Lamongan guna mendekatkan dan memudahkan akses layanan bagi masyarakat. Pelayanan tersebut diwujudkan dalam program prioritas bernama ‘100 Persen Layanan Publik Berkualitas’.
“Pelayanan publik yang berkualitas masih menjadi prioritas kami, karena dengan memberikan pelayanan yang berkualitas dipastikan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mulai dari mudahnya akses hingga pertumbuhan ekonomi,” terangnya.
Orang nomor satu di Lamongan ini juga menuturkan, pelayanan tidak hanya tentang layanan administrasi kependudukan saja. Salah satu pelayanan publik lainnya ialah operasi pasar dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan. “Layanan publik berupa operasi pasar tersebut menghadirkan bahan pangan dengan harga murah dan berkualitas,” imbuhnya.
Dalam kesempatan sama, Kepala Disperindag Kabupaten Lamongan Anang Taufik mengatakan, operasi pasar tidak hanya digelar saat Ramadan saja, melainkan telah mulai dari Januari 2024 sampai dengan saat ini atau sudah 35 kali digelar.
“Pasar murah kami adakan dengan tujuan menjaga kestabilan stok dan harga bahan pangan. Nah Safari Ramadan, aktif kami gelar karena saat bulan ramadan rawan terjadi kenaikan harga bahan pokok,” beber Anang.
Sementara operasi pasar sore yang digelar di Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren ini, ungkap Anang, disediakan 2,5 ton beras (52 ribu rupiah/5 kilogram), tiga ratus botol minyak goreng, serta 500 kilogram gula.
Anang berharap, hadirnya ragam pelayanan pada safari ramadan ini mampu membawa manfaat bagi masyarakat Laren. “Semoga hadirnya safari ramadan dengan ragam pelayanan ini mampu membantu masyarakat Laren. Karena pelayanan jadi semakin dekat, mudah, dan sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.[riq/kun]






