Surabaya (beritajatim.com) – Sudah 40 hari para punggawa sepak bola PON Jawa Timur di tinggal oleh manajer kesayangannya, dr Wardhi Azhari Siagian. Namun kenangannya tak kan hilang melekat dalam kenangan.
Rudy Ketjles, pelatih tim PON Jawa Timur ketika ditemui usai berlatih di Lapangan Unesa, Surabaya menceritakan jika dirinya cukup kehilangan separuh sayapnya ketika sang manajer berpulang untuk selamanya pada awal Juli 2021 lalu karena covid-19.
Ia menceritakan bersama-sama selama tiga tahun keliling Jawa Timur mencari pemain dari desa ke desa melihat potensi para pesepak bola muda ini bisa menjadi bagian tim Pra Pon Jawa Timur kala itu cukup membekas.
Bahkan setiap latihan di Lapangan Unesa maupun keliling Jawa Timur untuk melakukan ujicoba dengan tim liga 1 dan 2 dia selalu mendampingi dan memberi suport para pemain.
“Saya ingat sekali awal tiga tahun lalu mencari para pemain ini kita keliling cari pemain masuk ke desa-desa melihat para pemain ini bermain di ssb seluruh jatim. Dan sekarang pemain sudah jadi, dia pergi ,”ungkap pria yang kerap di sapa oppa ini, Jumat (13/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pon-papua”]
Bahkan ia pun sempat menceritakan kepada salah satu pengurus sepak bola Jawa Timur ingin membubarkan tim karena manager yang kerap disapa dokter Wardi ini tak ada dan tak bisa mendampingi. Namun dengan tegas sang pengurus menolak mentah- mentah permintaanya.
“Saya sempat bilang ke andy lukito (pengurus) kalau ingin membubarkan tim ini karena sudah ngga ada dokter buat apa. Rasanya seperti sayap ini benar-benar patah karena kepergiannya. Namun Andy menguatkan saya untuk.meneruskan mengawal tim ini hingga bisa melaju ke PON Papua, kan kamu tahu bagaimana dulu berjuang di pra pon lolos kualifikasi,” kenang Rudy.
Kini ia hanya meneruskan amanah sang manager, ia tak mau mengecewakan apa yang telah di bentuk, di tata menjadi sebuah tim yang solid. Dan saat ini hanya bisa berusaha memberikan yang terbaik di PON Papua Oktober mendatang.
“Kami akan memberikan yang terbaik buat dokter wardi, kita harus masuk final syukur bisa dapat emas supaya dia melihat di atas senang ini hasil yang di tinggalkan sesuai dengan keinginnya,”tutupnya. [way/ted]







