Blitar (beritajatim.com) – Puluhan ASN Kabupaten Blitar justru mendapat jatah penukaran uang yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Bank Indonesia pada Senin (10/4/2023). Padahal, mereka tidak ikut mengantre seperti kebanyakan warga Blitar lainnya.
Saat ratusan warga antre berdesakan dan berpanas-panasan, terlihat puluhan ASN duduk manis di bagian depan mobil penukaran uang yang dipayungi tenda. Menurut warga, para ASN ini tidak ikut antre namun bisa langsung duduk di bagian depan dan langsung memperoleh kupon penukaran uang.
Salah satu saksi mata yang melihat hal ini adalah Tarsiah. Warga Kabupaten Blitar itu mengaku datang ke Taman Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro yang menjadi tempat penukaran uang sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat itu di lokasi penukaran uang, belum ada satu pun ASN terlihat mengantre untuk menukarkan uang. Tetapi sekitar pukul 11.30 WIB barulah terlihat sejumlah ASN datang dan langsung duduk di paling depan yang dipayungi tenda.
“Pokoknya nggak sesuai prosedur lah, tadi nggak ada yang antre (ASN) itu, mereka langsung duduk gitu saja, jelas kecewa lah,” kata Tarsiah, Selasa (11/4/2023).
Baca Juga:
Lama Antre, Warga Blitar Kecewa Tak Dapat Jatah Tukar Uang
Dari tim beritajatim.com yang ada di lokasi, hampir semua ASN mendapatkan jatah penukaran uang di awal antrean. Terlihat salah satu ASN di lingkungan Dinas Kominfo Kabupaten Blitar juga langsung mendapatkan jatah penukaran uang, sementara ratusan warga yang mengantre masih berdesakan.
Kondisi ini pun menjadi kecemburuan sosial bagi warga. Pasalnya warga yang tidak dapat jatah penukaran uang jumlah mencapai lebih dari 100 orang.
Sementara para ASN yang tidak ikut mengantre langsung diberikan kupon penukaran uang oleh petugas.
Warga lain yang menjadi saksi ketidakadilan pembagian kupon penukaran uang pecahan baru untuk lebaran adalah Ratih Tristana. Perempuan 35 tahun tersebut juga datang di penukaran uang pukul 10.00 WIB dan sudah mendapatkan antrean nomor urut 21.
Menurutnya saat sedang mengantre, belum ada ASN yang datang ke lokasi penukaran uang pecahan baru. Para ASN itu baru terlihat sekitar pukul 11.30 WIB saat jam istirahat dan anehnya langsung diberikan tempat duduk di bagian depan.
“Iya saya tadi dapat urutan 21 datang ke sini Jam 10 an, kalau ASN barusan ya, jam setengah 12-an baru nyampek deh kayaknya,” katanya.
Baca Juga:
Merasa Dianaktirikan, PSHT Komplain ke Pemkab Blitar
Sementara salah satu ASN yang ikut mendapatkan jatah awal penukaran uang pecahan baru mengatakan ia terpaksa menukarkan uang di lokasi tersebut. Sebab, saat ini untuk menukarkan uang memang sedikit sulit dan dibatasi.
“Ya gimana, wong di mana-mana yo ndak bisa tukar, saya nitip teman di salah satu bank aja yo ndak bisa, jadi yo ke sini,” kata A, ASN Dinas Kominfo Kabupaten Blitar.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar sendiri memang tidak mengkhususkan penukaran uang pecahan baru ini untuk warga saja. Jadi para ASN boleh mengikuti kegiatan penukaran uang pecahan baru untuk lebaran.
Disperindag Kabupaten Blitar pun berjanji akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk mengadakan hal serupa. Langkah ini dilakukan untuk membalas kekecewaan warga yang tidak dapat jatah penukaran uang pecahan baru untuk lebaran. [owi/beq]






