Surabaya (beritajatim.com) – Kepercayaan pertama yang diberikan kepada Mokhammad Syaifuddin sebagai pelatih kepala tim sepak bola Kota Surabaya di ajang Porprov IX Jatim 2025, langsung dijawab dengan prestasi gemilang: medali emas.
Syaifuddin, mantan pemain Persebaya yang akrab disapa Udin, berhasil membawa timnya menjadi juara setelah mengalahkan Kabupaten Mojokerto melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 di Stadion Kahuripan, Kabupaten Malang, Senin (30/6/2025).
“Ini adalah tantangan pertama saya. Awalnya saya diremehkan oleh pelatih-pelatih senior — siapa saya, bisa apa. Tapi dari sini saya terpacu untuk bisa menjalankan tanggung jawab ini dan hasilnya ini,” ungkap Udin, Selasa (1/7/2025).
Tak mudah bagi ayah tiga anak ini membina skuad muda berisi pemain-pemain Gen Z. Menurutnya, membentuk mental juara bagi anak muda bukan perkara ringan, namun menjadi tantangan yang ia nikmati.
Ia mengaku keberhasilan tim tak lepas dari kerja keras dan pendekatan positif yang terus ia tanamkan selama proses latihan maupun setelah pertandingan. “Saya tidak peduli itu darimana kemenangannya, tapi saya sangat mengapresiasi perjuangan pemain dari penyisihan sampai akhirnya menjadi juara,” tegasnya.
Udin menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat serta memoles mental dan performa pemain baik secara tim maupun individu. Tantangan generasi muda saat ini, lanjutnya, bukan hanya fisik, tapi juga perasaan minder atau insecure.
“Saya bilang ke mereka untuk menghilangkan rasa insecure, jalani saja dulu latihan seperti biasa, sambil kita mengoreksi dan evaluasi setiap pertandingan serta menanamkan pola pikir yang baik,” imbuhnya.
Sebagai catatan, tim sepak bola Surabaya berhasil menjadi juara usai pertandingan final kontra Kabupaten Mojokerto yang berakhir imbang dan dilanjutkan ke adu penalti. Kemenangan ini sekaligus menjadi pembuktian kiprah perdana Udin sebagai juru taktik utama di kancah Porprov Jatim. [kun]






