Dituding sebagai kelompok berideologi Wahabi atau radikal, Partai Keadilan Sejahtera di Kabupaten Jember, Jawa Timur, justru berhasil meraih sukses dalam empat kali pemilihan umum sejak 2009. Apa rahasianya?
KUMPULAN BERITA Pemilihan Umum 2024
Partai Keadilan Sejahtera menjadi partai yang paling stabil di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur. Setelah memperoleh lima kursi pada Pemilu 2009, berturut-turut PKS memperoleh enam kursi pada Pemilu 2014, 2019, dan 2024.
Partai Amanat Nasional (PAN) terpuruk dalam Pemilihan Umum 2024. Selain hanya menyisakan satu kursi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, partai yang lahir dari rahim Reformasi 1998 ini juga dikepung kontroversi sepanjang masa rekapitulasi suara.
Menguasai 10 kursi, Partai Gerakan Indonesia Raya masih membuka pintu bagi legislator partai lain untuk bergabung dalam satu fraksi. Gerindra ingin bekerja sama dengan semua pihak.
Partai Persatuan Pembangunan berhasil meningkatkan jumlah pemilih dari 93 ribu suara pada Pemilu 2019 menjadi 95.119 suara pada Pemilu 2024. Namun rupanya pertambahan suara ini tidak berkorelasi dengan pertambahan jumlah kursi.
Perempuan mendominasi lima kursi Partai Persatuan Pembangunan di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, berdasarkan hasil Pemilihan Umum 2024. Ada tiga perempuan yang menjadi legislator dan dua di antaranya adalah wajah baru.
Partai Nasional Demokrat kehilangan dua kursi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam pemilihan umum kali ini. Sebelumnya dalam Pemilu 2019, Nasdem memperoleh delapan kursi.
PDI Perjuangan berhasil menambah satu kursi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam Pemilihan Umum 2024, dari tujuh menjadi delapan kursi. Tidak sesuai target, tapi melegakan pengurus partai itu di tengah situasi saat ini.
Rekapitulasi final tingkat Kabupaten Jember menunjukkan dukungan 967.301 rakyat untuk pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Sementara pasangan Anies – Muhaimin memperoleh 261.986 suara dan pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD didukung 215.497 suara.
Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menolak menandatangani hasil rekapitulasi hasil pemilihan umum DPR RI. Mereka segera melaporkan Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).









