Ngawi (beritajatim.com) – Pak RT berinisial WS (58) mengaku emosi saat membacok ibu muda berinisial Hw (23). Kedua warga Desa Karanggeneng Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi itu memang berhubungan asmara
KUMPULAN BERITA Ngawi
Polres Ngawi mengungkapkan Pak RT berinisial WS (58) yang membacok ibu muda berinisial HW (23) terancam 5 tahun penjara. WS
Polsek Kwadungan Ngawi mengamankan dua pelaku curanmor pada Minggu (28/05/2023) malam. Salah satu pelaku masih berumur 15 tahun atau masih dibawah umur.
Pak RT berinisial WS (58) pelaku pembacokan ibu muda berinisial HW (23), akhirnya ditahan di Mako Polres Ngawi pada Sabtu (27/05/2023). Pria warga Desa Karanggeneng
Wakapolres Ngawi Kompol Haryanto menyatakan pihaknya mengawal keberangkatan 281 Calon Jemaah Haji (CJH) menuju Asrama Haji Surabaya pada Sabtu (27/5/2023)
Ibu muda berinisial HW (23) dan Pak RT yang membacoknya, bernisial WA (58) di Ngawi belum bisa dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Harga daging ayam di pasar tradisional di Ngawi mencapai Rp 40.000 per kilogram. Imbasnya, daging ayam yang dijual pedagang di Pasar Besar Ngawi tak laku.
Polres Ngawi mengamankan salah seorang pencuri ponsel yang mengaku sering beraksi di sejumlah rest area. Di Ngawi, mereka dua kali beraksi di bulan Mei ini.
Sugiyo (46) penjaga palang pintu perlintasan sebidang kereta api (KA) di Dusun Kedungklumbu Desa Pakah Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi
Jembatan Guyung di Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi ini tak tersentuh rehab. Padahal, jembatan ini sudah berdiri sejak era Belanda.








