Surabaya (beritajatim.com) – Dunia kecantikan terus berinovasi, untuk bisa cantik kini tak perlu ke luar negeri salah satu solusinya bisa merawat diri dengan Neotive RH Collagen milik PT Supio Cosmetics Indonesia (SCI).
Menghadirkan Neotiva RH Collagen, produk nutricosmetics berbasis Human-like Collagen yang diproduksi di Korea Selatan. PT SCI menjadi distributor pertama kolagen dari pabrik yang bersertifikat halal.
“Neotiva RH Collagen dikembangkan dengan teknologi RH Collagen atau Human-like Collagen yang dirancang menyerupai struktur kolagen manusia,” kata Jennifer Nathalie, CEO PT Supio Cosmetics Indonesia, Minggu (7/6/2026).
Jennifer mengatakan ingin menghadirkan produk yang menggabungkan inovasi berbasis sains dengan standar kualitas dan keamanan yang tinggi.
Dikatakan, produk ini akan menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi kecantikan dan kesehatan kulit yang menggabungkan inovasi teknologi, keamanan, dan kebutuhan konsumen modern.
Hadir dengan konsep beauty from within yang tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga mendukung kesehatan kulit dari dalam tubuh.
Produk tersebut juga mengandung berbagai bahan aktif pendukung seperti Polynucleotides (PDRN), Hyaluronic Acid, dan Succinic Acid yang memiliki fungsi saling melengkapi dalam mendukung regenerasi jaringan, menjaga kelembapan kulit, serta membantu melindungi kulit dari proses inflamasi.
Sedangkan mengenai sertifikasi halal, ditegaskan menjadi salah satu aspek penting yang diperhatikan perusahaan. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.
“Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen Indonesia,” ungkapnya.
Neotiva RH Collagen hadir dengan teknologi Human-like Collagen yang diproduksi di Korea Selatan dan kini tersedia secara resmi di Indonesia. Sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu jauh-jauh mencari produk kolagen ke luar negeri.
Sementara Founder Facena Beauty Clinic, dr. Daniel Widiyanto, Sp.And., menambahkan perkembangan dunia estetika saat ini telah memasuki era teknologi recombinant collagen atau Human-like Collagen yang memiliki struktur mendekati kolagen alami manusia.
“Selama ini berbagai metode perawatan dilakukan untuk merangsang pembentukan kolagen, mulai dari penggunaan skincare hingga berbagai tindakan estetika. Namun teknologi terbaru memungkinkan hadirnya kolagen yang telah dirancang menyerupai kolagen manusia sehingga memiliki tingkat kompatibilitas yang lebih baik dengan tubuh,” ujarnya.
Dikatakan bahwa perawatan kolagen sebagai investasi jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Dimana perawatan kolagen itu seperti menabung atau memiliki asuransi.
“Tujuannya bukan untuk mendapatkan hasil instan, tetapi menjaga kondisi kulit dan jaringan tubuh agar tetap sehat dalam jangka panjang,” terangnya.
Selama ini produksi kolagen alami tubuh mulai mengalami penurunan sejak usia sekitar 25 tahun dan terus berkurang seiring bertambahnya usia. Karena itu, pemenuhan kolagen menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas kulit dan kesehatan jaringan tubuh secara menyeluruh. [way/aje]






